Liputan6.com, Jakarta - Polisi mengungkap detik-detik terakhir sebelum meninggalnya pengusaha asal Korea Selatan, Biong Can Sang, di Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi. Korban disebut sempat menegur pelaku dengan teriakan “Hei!” sesaat sebelum diserang di rumahnya.
Fakta itu terungkap dalam penyidikan yang dilakukan oleh Polres Metro Bekasi setelah meringkus HW, pria yang diduga menjadi eksekutor pembunuhan, dan SJ, mantan istri korban yang diduga menjadi otak pembunuhan tersebut.
Advertisement
Kapolres Metro Bekasi Kombes Sumarni mengatakan, HW masuk ke rumah korban pada 26 Mei 2026 sekitar pukul 22.40 WIB.
Saat itu, korban sedang duduk di meja makan sambil membuka laptop. Menurut dia, kebiasaan tersebut memang rutin dilakukan korban.
“Korban sedang duduk di meja makan sambil membuka laptop,” kata Sumarni kepada wartawan, Selasa (2/6/2026).
Ketika HW masuk ke dalam rumah, korban sempat berdiri dan menegur pelaku.
“Korban sempat berkata ‘Hei!’,” ujarnya.
Namun teguran itu menjadi momen terakhir korban. Dia menyebut HW langsung menyerang.
Pelaku menusuk perut kiri korban berkali-kali menggunakan pisau buah. Tak berhenti di situ, HW juga menghantam bagian belakang kepala korban memakai barbel. Serangan itu membuat korban tewas di lokasi.
Setelah memastikan korban tak berdaya, HW mengambil laptop yang berada di meja makan, DVR CCTV yang terpasang di ruang tamu, serta kartu ATM BCA milik korban.
Menurut dia, pengambilan barang-barang tersebut merupakan bagian dari perintah yang diberikan SJ.




