jpnn.com, JAKARTA - Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menilai evaluasi kepemimpinan di Badan Gizi Nasional (BGN) oleh pemerintah dilakukan setelah mendengar aspirasi rakyat.
Hal demikian dikatakan Dasco menyikapi langkah Presiden RI Prabowo Subianto yang mencopot tiga pimpinan di BGN.
BACA JUGA: Prabowo Tunjuk Nanik S Deyang sebagai Kepala BGN Baru
"Mendengarkan aspirasi dari masyarakat maupun penerima manfaat dan juga hasil koordinasi dengan lintas kementerian dan juga masukan dari DPR," kata
Dia berharap evaluasi kepemimpinan oleh pemerintah di BGN membuat lembaga berbenah diri mengeksekusi program Makan Bergizi Gratis (MBG).
BACA JUGA: Selain Dadan Hindayana, Prabowo Juga Copot 2 Pimpinan BGN Ini
"BGN akan berbenah diri dan terus melayani masyarakat," lanjutnya.
Selain itu, Dasco berharap evaluasi kepemimpinan tidak akan mempengaruhi pelayanan memberikan Makan Bergizi Gratis (MBG).
BACA JUGA: BGN Siapkan Juknis Baru Penanganan MBG, Sederet Alat Ini Harus Ada di SPPG
"Harapan kami bahwa tujuan pelayanan terhadap, terutama daerah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar, red) dapat segera direalisasikan," ujar Ketua Harian Gerindra itu.
Dasco mengatakan perwakilan pemerintah telah menyampaikan tata kelola MBG ke depan harus diperbaiki pemimpin yang kini menjabat BGN.
"Dalam hal ini, menyangkut tata kelola, dan kemudian kerja sama lintas kementerian yang kemudian dirasa kurang dan beberapa hal yang menjadi catatan-catatan yang menurut pihak pemerintah memang harus dibenahi," kata dia.
Diketahui, Prabowo mencopot Dadan Hindayana, Lodewijk Pusung, dan Sony Sonjaya masing-masing sebagai Kepala serta Wakil Kepala BGN.
Mensesneg Prasetyo Hadi mengumumkan bahwa Presiden menunjuk Nanik S. Deyang sebagai Kepala BGN.
Selanjutnya, Kepala Negara juga menunjuk Agustina Arumsari dan Mayor Jenderal TNI Trenggono sebagai Wakil Kepala BGN.
Dasco menyambut positif langkah Prabowo yang menunjuk Nanik sebagai Kepala BGN menggantikan Dadan.
Sebab, kata dia, Nanik belakangan menunjukkan kinerja nyata di lapangan mengurusi MBG. Semisal, melakukan pemantauan dan menutup dapur atau SPPG nakal.
"Menurut kami, pada hemat kami, keputusan Presiden untuk mengangkat walaupun itu hak prerogatif dari pihak pemerintah, dalam hal ini Presiden, mungkin pilihan yang tepat," kata Dasco. (ast/jpnn)
BACA ARTIKEL LAINNYA... Daftar 26 Pemain Timnas Spanyol untuk Piala Dunia 2026
Redaktur : Rah Mahatma Sakti
Reporter : Aristo Setiawan




