Target Emas Indonesia Turun Jadi Empat di Asian Games 2026

metrotvnews.com
13 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Erick Thohir, mengungkapkan bahwa Indonesia hanya mematok target realistis perolehan empat medali emas pada ajang Asian Games 2026. Penurunan target dari edisi sebelumnya ini terjadi lantaran beberapa nomor pertandingan yang menjadi ladang emas utama bagi tim Merah Putih resmi dihapus oleh pihak penyelenggara.

"Dari target tujuh emas (sesuai perolehan pada Asian Games 2022), ada tiga nomor (unggulan Indonesia) dihilangkan, artinya kita hari ini hanya bisa menargetkan empat emas (pada Asian Games 2026)," kata Erick dalam rapat kerja bersama Komisi X DPR di Jakarta, dilansir Antara, Selasa, 2 Juni 2026.
 

Baca Juga :

Kemenpora Kantongi Rp61 Miliar untuk Kontingen Asian Games 2026

Erick merinci, pada perhelatan Asian Games 2022 lalu, Indonesia sukses mendulang tujuh medali emas. Koleksi tersebut lahir dari cabang olahraga menembak nomor running target putra 10 meter dan running target mixed putra 10 meter, wushu nomor nanquan putra, BMX race putri, angkat besi kelas 73 kg putra, panjat tebing nomor speed putri, serta dayung nomor perahu naga 1.000 meter.

Sialnya, pada Asian Games 2026 nanti, tiga nomor andalan Indonesia dipastikan absen dipertandingkan. Ketiganya meliputi nomor running target putra 10 meter, running target mixed putra 10 meter, dan perahu naga 1.000 meter.

"Jadi kita hanya bisa menargetkan empat emas," tutur Erick.
 

Baca Juga :

Empat Musim Bersama, Bruno Moreira Pamit dari Persebaya Surabaya

Kendati demikian, Erick menegaskan tidak tinggal diam. Dirinya mengaku telah melakukan pertemuan intensif dengan para pimpinan cabang olahraga untuk memetakan potensi dan celah dalam merebut medali emas tambahan di luar target yang sudah dipetakan.

Erick tidak menampik bahwa misi mempertahankan prestasi di panggung olahraga terbesar se-Asia ini menjadi tantangan berat. Selain peta persaingan negara kompetitor yang kian sengit, kesiapan kontingen Indonesia juga diuji oleh kemerosotan tajam dana Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) yang kini menyusut ke angka Rp81 miliar akibat kebijakan efisiensi belanja pemerintah.

Oleh karena itu, di hadapan anggota legislatif, Erick secara terbuka meminta sokongan dari Komisi X DPR untuk memperjuangkan suntikan anggaran tambahan bagi Pelatnas. Dana segar tersebut dinilai sangat mendesak agar program pembinaan atlet berjalan optimal tanpa hambatan operasional.

"Persiapan tinggal tiga bulan lebih lagi, disayangkan kalau untuk pelatnas kami harus tersendat-sendat," tegasnya.


Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir (depan-keempat kiri) memberikan pemaparan dalam rapat kerja dengan Komisi X DPR. ANTARA/Aloysius Lewokeda

Keresahan terkait minimnya fasilitas dana ini juga diakui Erick telah disuarakan langsung oleh para atlet dan jajaran pelatih di lapangan. Namun, di tengah benturan keterbatasan yang ada, Erick menyatakan kesiapannya untuk pasang badan dan bertanggung jawab penuh jika hasil akhir nanti meleset dari harapan publik.

"Kita maunya tujuh emas seperti sebelumnya, tetapi kita fokus untuk empat emas dulu, kita coba dulu dengan keterbatasan yang ada," kata Erick.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kemensos Cairkan Bansos Tahap II Juni 2026, Catat Jadwalnya!
• 17 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Cara Mengenali Orang yang Benar-benar Cerdas dari Perilakunya Sehari-hari
• 22 jam lalubeautynesia.id
thumb
Kejagung Geledah Kantor BGN
• 5 jam lalukumparan.com
thumb
Prabowo-Megawati Gandengan, Demokrat Ungkap SBY Sambut Positif
• 4 jam laludetik.com
thumb
Polda Sulsel Gagalkan Penyelundupan BBM Ilegal, Satu Kapal Tanker Disita
• 19 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.