VIVA – Sebuah biro perjalanan atau travel umrah, Hanania Group dilaporkan oleh para calon jemaah atas kasus dugaan penipuan serta penggelapan.
Akibatnya, kini Direktur Utama PT Khazanah Tamma Internasional sekaligus pemilik Hanania Group Ahmad Syah Farhan (ASF) telah ditahan dan ditetapkan sebagai tersangka oleh pihak kepolisian.
Sebelum para korban melaporkan kasus ini, sejumlah calon jemaah umrah mendatangi kantor Hanania Group pada Jumat (29/5/2026).
Seorang ibu yang merupakan korban dari kasus dugaan penipuan Hanania Group viral di media sosial.
Terlihat ibu tersebut meluapkan kekesalannya dengan memberikan sumpah serapah kepada Dirut Hanania itu dan disaksikan oleh korban lainnya.
“Kamu belajar agama tetapi kamu menipu dengan jalan agama. Laknat kamu dunia akhirat! Demi Allah, Demi Rasulullah. Bumi dan Langit saya jadikan saksi. Ke atas kamu nggak tumbuh pucuk, ke bawah kamu nggak tumbuh akar. Tujuh turunan saya nggak Ridha dunia akhirat selagi uang saya belum kembali,” ungkap seorang ibu bernama Deviana, dikutip dari akun Tiktok @diskursusnetwork.
“Demi Allah, Demi Rasulullah. Suami saya dapat uang ini dari mengajar ngaji privat satu tahun lebih ngumpulin. Dia siang malam ngajar ngaji privat dari gaji Rp250 ribu dari rumah ke rumah,” sambungnya.
Klarifikasi Deviana Pada Video Viral- Tiktok @diskursusnetwork
Kini Ibu yang bernama Deviana itu memberikan klarifikasi atas video yang viral di media sosial, saat dirinya memberikan sumpah serapah kepada ASF.
Melalui tayangan YouTube CURHAT BANG Denny Sumargo, Deviana menyadari kata-kata tersebut mungkin tidak pantas untuk diucapkan.
Tetapi dibalik sumpah serapah itu, dirinya merasakan sakit hati yang mendalam karena kecewa telah ditipu oleh Hanania Group.
“Saya juga sebenarnya kata-kata itu mungkin pantas nggak pantas dengan pro kontra orang ya. Tapi di balik itu, ini adalah suara hati saya bersama suami yang berjuang,” ungkap Deviana pada tayangan YouTube CURHAT BANG Denny Sumargo.
Demi mewujudkan impiannya bisa berangkat ke Tanah Suci untuk ibadah umrah, dirinya bersama suami mengumpulkan uang sedikit demi sedikit.
Deviana mengungkapkan uang tersebut dikumpulkan dari kerja keras suaminya yang bekerja sebagai guru ngaji privat.





