REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Idul Adha 1447 hijriah menjadi hari bersejarah. Pasalnya, setelah 3 tahun terhenti, Adara Relief International kembali melaksanakan penyembelihan langsung di Gaza.
Direktur Fundraising Adara Relief International Indah Kurniati menuturkan berkurban di Gaza menjadi pilihan bukan hanya untuk menunaikan salah satu syariat Islam, ia juga merupakan upaya mewujudkan kepedulian terhadap kemanusiaan.
Meski dalam jumlah terbatas, 5 ekor kambing menjadi awal langkah baik ke depan. Jumlah yang terbatas ini merupakan dampak agresi zionis Israel yang juga menarget hewan ternak di Gaza.
“Keterbatasan hewan, tingginya harga, serta kondisi implementasi yang amat menantang menjadi cerita tersendiri untuk kurban di Gaza tahun ini,” kata dia, Selasa (2/6/2026).
.rec-desc {padding: 7px !important;}
Beberapa hari sebelumnya, bahkan di hari raya Idul Adha, zionis Israel terus melakukan penyerangan ke Jalur Gaza.
“Meskipun demikian, hewan kurban Sahabat Adara dapat disembelih pada hari raya Idul Adha, dan didistribusikan kepada 70 keluarga di Gaza,” kata Indah.