Pembunuhan Pengusaha Korea Selatan di Bekasi Terencana! Pisau dan CCTV Dibuang ke Kalimalang, ATM Korban Juga Ditilep

viva.co.id
3 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Fakta-fakta baru terus terungkap dalam kasus pembunuhan pengusaha asal Korea Selatan, Biong Can Sang (65), yang ditemukan tewas di rumahnya di kawasan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi.

Polisi mengungkap aksi pembunuhan tersebut ternyata dipersiapkan secara matang. Bahkan, uang ratusan juta rupiah yang diberikan kepada eksekutor digunakan untuk membeli sepeda motor guna memantau aktivitas korban sebelum hari eksekusi.

Baca Juga :
Motif Eks Istri Bunuh WN Korsel, Sakit Hati dan Ingin Kuasai Harta Korban
Mantan Istri Jadi Otak Pembunuhan WN Korsel di Bekasi, Ternyata Eks Caleg DPRD

Kapolres Bekasi Kabupaten, Komisaris Besar Polisi Sumarni, mengatakan pelaku berinisial HW menerima bayaran dari SJ yang merupakan mantan istri korban. Dari hasil penyelidikan, pembunuhan itu disepakati melalui beberapa kali pertemuan antara keduanya.

Awalnya, HW dijanjikan bayaran Rp130 juta untuk menghabisi nyawa korban. Namun, belakangan pria tersebut meminta tambahan uang hingga total yang diterima mencapai Rp139 juta.

“Pelaku HW meminta tambahan pembayaran sebesar Rp9 juta sehingga totalnya menjadi Rp 139 juta,” tuturnya, dikutip Rabu, 3 Juni 2026.

Menurutnya, sebagian uang tersebut digunakan untuk membeli kendaraan yang kemudian dipakai mengamati situasi di sekitar rumah korban.

“Uang tersebut kemudian digunakan untuk membeli sepeda motor guna memantau area rumah korban,” kata dia.

Setelah mengetahui kebiasaan korban, HW mulai menjalankan rencana yang telah disusun. Pada malam 26 Mei 2026 sekitar pukul 22.40 WIB, dia mendatangi rumah korban di Kampung Buaran, Desa Lambangsari, Tambun Selatan.

Korban yang saat itu sedang berada di meja makan sambil membuka laptop kemudian diserang secara brutal. Polisi menyebut korban ditusuk berkali-kali menggunakan pisau buah sebelum bagian belakang kepalanya dihantam menggunakan barbel hingga meninggal dunia di lokasi.

Tak hanya merencanakan pembunuhan, pelaku juga diduga berupaya menghilangkan jejak setelah menjalankan aksinya.

Sumarni mengungkapkan HW mengambil sejumlah barang milik korban, mulai dari laptop, perangkat DVR CCTV hingga kartu ATM BCA. Namun, barang-barang tersebut tidak semuanya disimpan.

“Laptop, DVR CCTV dan pisau yang digunakan dibuang ke aliran Sungai Kalimalang,” tuturnya.

Penyidik menduga tindakan itu dilakukan untuk menghilangkan barang bukti yang berpotensi mengungkap pelaku.

Selain itu, kartu ATM korban diketahui diserahkan kepada SJ yang diduga menjadi otak pembunuhan. Sementara laptop dan perangkat DVR CCTV diminta untuk dimusnahkan.

Baca Juga :
Mantan Istri jadi Dalang Pembunuhan Pengusaha Korea Selatan di Bekasi, Bayar Eksekutor Rp139 Juta
Wanita Muda Tewas Dibunuh Mantan Kekasih saat Check-in di Hotel, Mayat Dibakar
Polisi Amankan Terduga Pembunuh WNA Korea Selatan yang Tewas Bersimbah Darah di Bekasi

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
NASA Ungkap Detail Meteor yang Jatuh Bikin Geger Warga AS, Segini Besaran dan Kecepatannya
• 19 jam lalukompas.tv
thumb
Tumpukan Pleidoi 1.400 Halaman Nadiem Makarim
• 21 jam laluliputan6.com
thumb
BPIP Kukuhkan Purnapaskibraka Jadi Duta Pancasila
• 17 jam lalumetrotvnews.com
thumb
10 Saham Top Gainer Perdagangan Selasa 2 Juni 2026, BEER dan NZIA Memimpin Kenaikan
• 16 jam laluidxchannel.com
thumb
Pernikahan Adhisty Zara Disebut Terlalu Sederhana, Netizen: Kalah Sama yang di Sinetron
• 16 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.