Puspa Agro Jatim luncurkan situs resmi dorong pengembangan ekonomi

antaranews.com
5 jam lalu
Cover Berita
Sidoarjo, Jawa Timur (ANTARA) -

Puspa Agro Jatim mendorong pengembangan bisnis secara digital melalui peluncuran situs resmi guna mendorong pertumbuhan ekonomi di kawasan perdagangan yang berlokasi di Sidoarjo, Jawa Timur.

Direktur Utama Puspa Agro Jatim M. Diah Agus Muslim menyatakan masyarakat kini dapat melakukan pendaftaran dan penyewaan lapak maupun berbagai infrastruktur lain di kawasan Puspa Agro secara daring dari manapun.

"Saat ini website puspaagrojatim.id milik kami sudah bisa mengakomodasi masyarakat yang ingin menyewa lapak atau stan, gudang, cold storage hingga aula pertemuan yang berada dalam kawasan Puspa Agro," kata Agus di Sidoarjo, Selasa.

Agus menuturkan dalam situs tersebut masyarakat dapat melihat secara langsung dan transparan mengenai spesifikasi lahan yang hendak disewa beserta harganya, yang tersedia di dalam lahan milik Pemerintah Provinsi Jawa Timur seluas 50 hektar tersebut dengan lebih dari 500 penyewa.

Ia menjelaskan kemudahan dalam mengakses informasi dan transaksi sewa lahan merupakan salah satu upaya perusahaan di tengah era digital demi mengurangi penggunaan kertas atau paperless dalam pengisian formulir dan dokumen lainnya.

Menurutnya, situs tersebut juga dapat menjadi media komunikasi yang dapat mengenalkan perusahaan kepada masyarakat luas.

Agus mengatakan ke depannya situs tersebut akan dikembangkan menjadi laman e-commerce sehingga memungkinkan masyarakat untuk mampu membeli segala jenis barang yang dijual di Puspa Agro secara online.

"Nantinya kami akan memfasilitasi masyarakat agar dapat membeli secara langsung melalui website. Jadi website tersebut tidak hanya menjadi jembatan antar perusahaan atau business to business (b2b) melainkan juga antara pelaku usaha yang menyewa lahan dengan pelanggan atau business to customer (b2c)," kata Agus.

Senada dengan Agus, Komisaris Utama Puspa Agro Jatim Fairouz Huda menyebutkan perusahaan diharapkan mampu menjangkau masyarakat lebih luas melalui situs tersebut.

"Dengan adanya situs ini diharapkan menjadi jalan untuk pengembangan bisnis khususnya bagi generasi muda, karena saat ini banyak pelaku usaha bidang pangan serta pelanggan dari generasi muda atau milenial dan yang lebih muda, yang menggunakan platform digital dalam bertransaksi jual beli pangan," ujarnya.

Baca juga: Klaster Kampung Klepon binaan BRI di Sidoarjo sukses bangkitkan ekonomi desa

Baca juga: Kawasan industri halal bisa dongkrak ekonomi nasional


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Di Jepang & China, Keluarga Pelaku Kriminal Skizofrenia Bisa Dijerat Perdata
• 16 jam lalukumparan.com
thumb
Pemilu Proporsional Terbuka Dinilai Sistem Campur Aduk, Ada 5 Ketidakadilan
• 15 jam lalukumparan.com
thumb
Diperiksa Terkait Kuota Haji, Kubu Yaqut Pastikan Tak Ada Konfirmasi Aliran Dana
• 13 jam lalujpnn.com
thumb
Perluas Pembiayaan UMKM di Daerah, OJK Perkuat Industri BPR-BPRS 
• 13 jam laluidxchannel.com
thumb
PIHPS: Harga cabai rawit Rp75.650/kg, telur ayam Rp30.400/kg
• 23 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.