Bukan Gara-gara Gaji, Ini Rahasia Menabung Ala Baby Boomer hingga Bisa Beli Rumah

viva.co.id
14 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Memiliki rumah sendiri masih menjadi impian banyak orang. Namun, harga properti yang terus meningkat membuat target tersebut terasa semakin sulit dicapai, terutama bagi mereka yang baru memulai karier atau sedang membangun kondisi keuangan yang lebih stabil.

Tak sedikit orang beranggapan bahwa generasi terdahulu lebih mudah membeli rumah karena harga properti yang lebih terjangkau dibanding saat ini. Meski faktor tersebut memang berpengaruh, pakar keuangan menilai keberhasilan generasi baby boomer dalam memiliki rumah juga ditopang oleh kebiasaan finansial yang disiplin dan konsisten selama bertahun-tahun.

Baca Juga :
Kebakaran Pasar Jiung Kemayoran: 250 Bangunan Hangus dalam Semalam, 3 Korban Luka dan 500 Warga Mengungsi
Kebakaran Hebat di Tambora, 27 Rumah Hangus dan 250 Warga Terdampak

Generasi baby boomer yang lahir antara 1946 hingga 1964 dikenal memiliki pola pengelolaan uang yang relatif konservatif. Mereka cenderung mengutamakan tabungan, menghindari utang konsumtif, dan menempatkan kepemilikan rumah sebagai salah satu tujuan keuangan utama. 

Meski kondisi ekonomi saat ini berbeda, beberapa prinsip keuangan yang mereka terapkan masih relevan untuk dijadikan inspirasi. Melansir dari Go Banking Rates, Rabu, 3 Juni 2026, berikut sejumlah cara menabung ala baby boomer yang dapat membantu Anda lebih dekat dengan impian memiliki rumah sendiri.

1. Menjadikan Rumah sebagai Prioritas Finansial

Banyak baby boomer menjadikan rumah sebagai target utama dalam perencanaan keuangan mereka. Ketika memiliki tujuan yang jelas, seseorang biasanya lebih mudah mengendalikan pengeluaran dan fokus mengalokasikan dana untuk kebutuhan yang benar-benar penting.

2. Hidup di Bawah Kemampuan Keuangan

Salah satu kebiasaan yang sering dikaitkan dengan generasi baby boomer adalah hidup sederhana. Mereka tidak selalu berusaha mengikuti tren atau meningkatkan gaya hidup setiap kali pendapatan bertambah. Ketika penghasilan naik, sebagian dana justru dialokasikan untuk tabungan atau investasi. 

Kebiasaan ini membantu mereka memiliki ruang lebih besar untuk membangun dana jangka panjang. Hidup di bawah kemampuan finansial bukan berarti pelit terhadap diri sendiri, melainkan memahami batas kemampuan dan menghindari pengeluaran yang tidak diperlukan.

3. Menabung di Awal, Bukan dari Sisa Pengeluaran

Banyak orang menabung dari uang yang tersisa di akhir bulan. Sayangnya, metode ini seringkali tidak efektif karena dana habis terlebih dahulu untuk berbagai kebutuhan dan keinginan. Sebaliknya, baby boomer cenderung menerapkan prinsip menyisihkan tabungan segera setelah menerima penghasilan. Metode tersebut juga membuat kebiasaan menabung menjadi lebih konsisten dan terukur.

Baca Juga :
Si Jago Merah Mengamuk di Tambora, 105 Personel Damkar Turun Tangan
Cara ASABRI Hadirkan Hunian Layak bagi Peserta di Kota Mataram
BTN Banting Harga 10.000 Unit Hunian 40 Persen di Bawah Harga Pasar, Begini Cara Dapatnya

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
DPR: Pergantian Pimpinan BGN Tak Ganggu Program Makan Bergizi Gratis
• 11 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
KPK: Korupsi Gedung Pemkab Lamongan Rugikan Negara Rp35,7 Miliar
• 16 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Prabowo Ajak Siswa SMPN 111 Nyanyikan Hymne Guru, Suasana Kelas Penuh Keakraban
• 23 jam lalukompas.tv
thumb
Konstruksi Perkara Kasus Dugaan Korupsi Pembangunan Gedung Pemkab Lamongan
• 19 jam lalukompas.tv
thumb
Profil Shakira, Penyanyi Dai Dai yang Jadi Lagu Resmi Piala Dunia 2026
• 20 jam lalugrid.id
Berhasil disimpan.