IHSG Diproyeksi Uji Level 6.3262, Cermati Saham BRPT hingga KLBF

bisnis.com
3 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksi menguji level 6,362-6.484 pada perdagangan hari ini, Rabu (3/6/2026).

Pada perdagangan Selasa (2/6/2026), IHSG ditutup menguat sebesar 1,11% atau 68,04 poin menuju 6.195,42. Indeks komposit dibuka pada level 6.210 dan sempat menyentuh posisi tertingginya di 6.264,26.

Tercatat, sebanyak 281 saham menguat, 389 saham turun, dan 147 saham stagnan. Sementara itu, kapitalisasi pasar mencapai Rp10.918,65 triliun.

Dari jajaran big caps, kenaikan masih dicatatkan saham PT Dian Swastatika Sentosa Tbk. (DSSA) sebesar 25% ke Rp615 dan saham PT Barito Renewables Energy Tbk. (BREN) tumbuh 24,85% menjadi Rp4.120 per saham.

Tim riset MNC Sekuritas mengatakan penguatan IHSG pada Selasa disertai dengan munculnya volume tekanan jual meskipun tidak begitu besar. Pergerakan IHSG pun cenderung sideways.

MNC Sekuritas memperkirakan posisi pergerakan IHSG saat ini diperkirakan masih berada bagian dari wave [v] dari wave A dari wave (2).

Baca Juga

  • Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini, Rabu 3 Juni 2026
  • IHSG Hilang Daya Pikat, Saham Solid BBCA, BREN & ASII Layak Koleksi?
  • IHSG Ditutup Menguat 1,11% ke 6.195, Saham DSSA, BREN hingga Big Banks Tancap Gas

”Area penguatan IHSG kami perkirakan akan menguji 6,362-6,484, dengan area koreksi terdekat berada di 5,899-6,080,” tulis MNC Sekuritas dalam risetnya, Rabu (3/6/2026).

MNC Sekuritas mengatakan level support IHSG saat ini berada di 5,996 dan 5,899, sedangkan level resisten di posisi 6,318 dan 6,459.

Berikut ini sejumlah saham rekomendasi dari MNC Sekuritas:

BRPT - Buy on Weakness

BRPT terkoreksi 0,52% ke Rp1.930 namun disertai dengan munculnya tekanan jual. Saat ini, posisi BRPT diperkirakan sedang berada di awal wave C dari wave (B).

IMPC - Trading Buy

IMPC menguat 3,01% ke Rp1.880 dan disertai dengan adanya peningkatan volume pembelian. Kami memperkirakan, posisi IMPC saat ini sedang berada pada bagian awal dari wave C dari wave (B).

INCO - Buy on Weakness

INCO terkoreksi ke Rp4.730 dan disertai dengan munculnya tekanan jual. Kami memperkirakan, posisi INCO sedang berada pada bagian dari wave [v] dari wave C dari wave (B).

KLBF - Buy on Weakness

KLBF terkoreksi 3,25% ke Rp745 dan masih didominasi oleh tekanan jual, pergerakannya pun masih berada di fase downtrend-nya. Kami perkirakan, posisi KLBF saat ini sedang berada pada bagian dari wave 5 dari wave (C).

Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab atas kerugian atau keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Leo/Daniel Ungkap Penyebab Kekalahan di Babak 32 Besar Indonesia Open 2026
• 15 jam laluharianfajar
thumb
Kenapa Rasanya Semua Teman Sudah Lebih Dulu Sukses?
• 10 jam lalukumparan.com
thumb
Xinjiang di China buka rute penerbangan langsung perdana ke Jerman
• 23 jam laluantaranews.com
thumb
Serena Williams Resmi Comeback! Legenda Tenis Dunia Kembali Bertanding di Usia 44 Tahun
• 33 menit lalumedcom.id
thumb
Tak Sekadar Traveling, EduTrip UBSI Ajak Mahasiswa Studi di Singapura dan Malaysia
• 21 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.