PADANG, KOMPAS.TV – Pihak Komando Daerah Militer (Kodam) XX/Tuanku Imam Bonjol akan menanggung biaya pengobatan dua warga yang diduga terkena peluru nyasar di kawasan Rektorat Universitas Negeri Padang (UNP), Padang, Sumatera Barat pada Selasa (2/6/2026).
Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) XX/Tuanku Imam Bonjol Kolonel Kav Taufiq menjelaskan hal itu di Kota Padang, Selasa malam.
"Untuk saat ini kita tanggung semuanya," kata dia, seperti dikutip Antara.
Ia menuturkan, saat ini pihaknya masih menginvestigasi peristiwa itu. Meski demikian, biaya perawatan seorang mahasiswi dan satu warga sipil yang terkena peluru nyasar tetap ditanggung TNI.
Hal itu, kata dia, demi memastikan warga yang terluka mendapatkan bantuan yang cepat serta tertangani dengan baik.
Baca Juga: 2 Rumah Bertingkat di Padang Terbakar, Kerugian Ditaksir Capai Rp800 Juta | BERUT
Kapendam menjelaskan, korban pria mengalami luka di bagian tangan. Sedangkan korban perempuan yang merupakan mahasiswi UNP, terluka di bagian paha.
Keduanya sedang menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit dr. Reksodiwiryo.
Hingga Selasa malam, petugas medis Rumah Sakit dr Reksodiwiryo atau Rumah Sakit Tentara masih melakukan operasi pengangkatan proyektil yang tertinggal di kaki mahasiswi UNP tersebut.
Pascaperistiwa itu, jajaran Kodam XX melakukan investigasi mendalam, termasuk mencari tahu asal peluru.
Penulis : Kurniawan Eka Mulyana Editor : Edy-A.-Putra
Sumber : Antara
- peluru nyasar
- unp
- universitas negeri padang
- kodam xx imam bonjol
- kampus UNP
- peluru nyasar di kampus UNP





