Mendiktisaintek: Perguruan Tinggi Boleh Dirikan Dapur MBG untuk Praktik Mahasiswa

viva.co.id
5 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto menyebutkan perguruan tinggi boleh memiliki Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG sebagai wadah teaching factory atau sarana praktik langsung bagi para mahasiswa.

Brian menyebutkan keberadaan SPPG tersebut terintegrasi dengan implementasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG), di mana kampus diharapkan mengambil peran strategis melalui riset dan pengabdian masyarakat.

Baca Juga :
Pemerintah Ungkap Motif Pemalsuan Riset di Denmark Demi Raih Dana Perjalanan
Pakai APD, Prabowo Sidak Dapur MBG di Palmerah: Cek Langsung Green House hingga Meja Makan

Petugas Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menata menu Makan Bergizi Gratis (MBG)
Photo :
  • ANTARA FOTO/Maulana Surya

"Ada beberapa kampus yang membuat SPPG dalam rangka teaching factory, dalam rangka mahasiswa praktik, dalam rangka itu juga sekaligus diteliti, yaitu kami mempersilahkan kepada kampus-kampus tersebut," kata Brian dalam RDP bersama Komisi X DPR RI, dikutip Rabu, 3 Juni 2026.

Ia menegaskan pelibatan kampus dalam Program MBG sama halnya dengan dukungan sivitas akademika terhadap proyek-proyek strategis pemerintah lainnya.

Ia menilai partisipasi kampus dalam ekosistem gizi nasional setara dengan bentuk dukungan riset perguruan tinggi pada program mobil listrik, semikonduktor, hingga tanggul laut raksasa (giant sea wall).

Meskipun perguruan tinggi diperbolehkan mendirikan SPPG, Brian menegaskan bahwa hal tersebut bukanlah sebuah paksaan atau kewajiban administratif yang dibebankan kepada pihak rektorat.

"Jadi, kami tidak pernah ada edaran kebijakan bahwa setiap kampus harus mendirikan SPPG, itu tidak pernah ada. Tapi yang kita dorong adalah kependidikan kampus dalam seluruh program-program nasional," ujarnya.

Ilustrasi dapur MBG atau SPPG
Photo :
  • Dok BGN

Brian juga menyatakan pihaknya mendorong agar perguruan tinggi fokus pada penelitian jangka panjang yang dapat mengawal keberhasilan Program MBG dari sisi kesehatan publik.

"Jadi yang kami dorong adalah bagaimana lakukan riset-riset untuk misalnya stuntingnya bagaimana, dicek. Kan saya pernah mendapatkan paper itu di India, Program MBG ini berhasil menaikkan angka perbaikan gizi dan menurunkan stunting. Nah ini kan perlu jangka panjang, yang barangkali tidak terfikir oleh oleh para SPPG-nya," ucap Brian. (Ant)

Baca Juga :
Mendiktisaintek Bantah Bakal Tutup Prodi yang Tak Sesuai dengan Kebutuhan Industri
BGN Masih Bekukan Operasional 2.213 Dapur MBG, Ribuan SPPG Diminta Benahi Tata Kelola
BGN Ungkap Dapur MBG Bakal Disetop Sementara jika Tak Penuhi Standar Ini!

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Wali Kota Makassar Ambil Sumpah 167 PNS Baru, Pentingnya Komitmen dan Inovasi
• 3 jam laluharianfajar
thumb
Women’s Garuda Championship Series: Hadapi Singapura, Timnas Putri Indonesia Siap Berikan yang Terbaik!
• 16 jam lalubola.com
thumb
Ancol Luncurkan Ancol Run Loop, Lintasan Lari Keliling Area Wisata Terintegrasi Strava
• 4 jam lalukompas.com
thumb
Profil Nanik S. Deyang, Kepala Badan Gizi Nasional yang Baru Ditunjuk Prabowo
• 6 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
15 Mahasiswa UI Kasus Chat Mesum Dijatuhkan Sanksi, Ada yang Diskors 3 Bulan
• 17 jam laluliputan6.com
Berhasil disimpan.