jpnn.com, PEKANBARU - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sebagian wilayah Provinsi Riau berpotensi diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga sedang pada Rabu (3/6/2026).
Masyarakat juga diminta mewaspadai potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang di sejumlah daerah.
BACA JUGA: BMKG: Hujan Lebat Berpotensi Guyur Sejumlah Wilayah di Riau, Waspadalah
Pada pagi hingga siang hari, cuaca di sebagian besar wilayah Riau diprakirakan cerah hingga cerah berawan.
“Namun, hujan ringan hingga sedang berpotensi terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Siak, Pelalawan, Kepulauan Meranti, Indragiri Hulu dan Indragiri Hilir,” kata Forecaster On Duty BMKG Pekanbaru Yasir P.
BACA JUGA: BMKG: Waspada Cuaca Ekstrem Berpotensi Terjadi di Riau
Memasuki sore hingga malam hari, hujan ringan hingga sedang diprakirakan meluas ke sejumlah daerah, meliputi Kabupaten Rokan Hulu, Kampar, Pelalawan, Bengkalis, Siak, Indragiri Hulu, Indragiri Hilir, serta Kota Dumai dan Kota Pekanbaru.
Sementara pada dini hari, kondisi cuaca umumnya udara kabur hingga cerah berawan.
“Hujan ringan hingga sedang masih berpotensi terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Bengkalis, Siak dan Pelalawan,” lanjutnya.
BMKG mengeluarkan peringatan dini agar masyarakat mewaspadai potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang.
Yasir menyebutkan kondisi tersebut berpotensi terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Kampar, Bengkalis, Siak, Kepulauan Meranti, Pelalawan, Indragiri Hulu dan Indragiri Hilir pada pagi serta sore hingga malam hari.
"Untuk kondisi udara, suhu di Riau diprakirakan berkisar antara 23 hingga 34 derajat Celsius dengan kelembapan udara 55 hingga 100 persen," ujar Yasir.
Angin bertiup dari arah Tenggara hingga Barat dengan kecepatan 10 hingga 30 kilometer per jam.
Di sektor perairan, tinggi gelombang laut di wilayah perairan Provinsi Riau diprakirakan berkisar antara 0,5 hingga 1,25 meter atau berada dalam kategori rendah, sehingga aktivitas pelayaran relatif aman.
Sementara itu, Yasir mengatakan berdasarkan pemantauan satelit hingga pukul 23.00 WIB, terdeteksi 117 titik panas (hotspot) di Pulau Sumatera.
“Provinsi Riau menyumbang 11 titik panas, yang tersebar di Kabupaten Rokan Hilir sebanyak 4 titik, Bengkalis 2 titik, Kuantan Singingi 2 titik, serta masing-masing 1 titik di Kabupaten Rokan Hulu, Indragiri Hulu dan Kota Dumai,” ungkap Yasir.
dia menambahkan jumlah hotspot di Riau tersebut masih perlu diwaspadai sebagai indikator potensi terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla), terutama di wilayah yang memasuki musim kemarau.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap perubahan cuaca yang dapat terjadi secara cepat, terutama bagi warga yang beraktivitas di luar ruangan maupun pengguna transportasi darat dan perairan,” tutur Yasir. (mcr36/jpnn)
Redaktur : Elvi Robiatul
Reporter : Rizki Ganda Marito




