Arus Penumpang di Penyeberangan Gilimanuk-Ketapang Meningkat 27% selama Libur Iduladha

bisnis.com
4 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, DENPASAR – Pergerakan penumpang kapal laut di lintas penyeberangan Gilimanuk-Ketapang meningkat selama libur Iduladha 2026.

ASDP mencatat penyeberangan dari Bali menuju Jawa mulai mengalami peningkatan signifikan pada 26 Mei 2026. Lintasan Gilimanuk–Ketapang melayani 31.565 penumpang dan 10.931 kendaraan.

Lonjakan kembali terjadi pada 30 Mei 2026, penumpang di Gilimanuk–Ketapang meningkat 27,20% untuk penumpang dan 22,66% untuk kendaraan.

Pada arus balik, penumpang di lintasan Ketapang–Gilimanuk mengalami lonjakan tertinggi terjadi pada 31 Mei 2026 dengan total 29.075 penumpang dan 9.092 kendaraan.

Direktur Utama ASDP Heru Widodo menjelaskan ASDP kembali menunjukkan perannya sebagai penghubung utama mobilitas antarpulau nasional dengan memastikan layanan penyeberangan tetap aman, tertib, dan lancar selama periode libur panjang Iduladha, Waisak, dan hari lahir Pancasila pada 26 Mei hingga 1 Juni 2026.

Tingginya angka pergerakan masyarakat ini menjadi cerminan meningkatnya kebutuhan konektivitas sekaligus keberhasilan ASDP dalam menjaga kelancaran layanan di tengah lonjakan trafik libur panjang.

Baca Juga

  • Inovasi Pengolahan Tembaga AMMAN Lahir di Sumbawa, Diakui Dunia
  • Isi Rekening Nasabah Perbankan di NTB 99,42% Di Bawah Rp100 juta
  • Pajak Hotel dan Restoran di Bali Naik, Walaupun Kunjungan Wisman Turun

Heru menyampaikan bahwa keberhasilan pengelolaan arus penyeberangan tidak terlepas dari sinergi seluruh pihak dalam memastikan layanan tetap optimal bagi masyarakat.

"Kami berkomitmen menghadirkan layanan penyeberangan yang andal, aman, dan nyaman. Selama periode libur panjang ini, ASDP melakukan berbagai langkah antisipatif melalui optimalisasi armada dan infrastruktur pelabuhan, penguatan pengendalian operasional, serta koordinasi intensif bersama seluruh stakeholder agar arus kendaraan dan penumpang tetap terkendali dengan baik," kata Heru dikutip dari keterangan pers, Rabu (3/6/2026).

Corporate Secretary ASDP Windy Andale menjelaskan bahwa ASDP telah melakukan berbagai langkah strategis guna menjaga kelancaran operasional, mulai dari optimalisasi armada dan kapasitas pelabuhan, penerapan delaying system di sejumlah titik buffer zone, penambahan personel layanan, hingga pembentukan posko mini di titik strategis untuk mempercepat koordinasi lapangan.

Menurut Windy, penerapan one gate system di Pelabuhan Merak terbukti efektif mempercepat distribusi kendaraan menuju dermaga secara lebih tertib dan terukur.

Sementara di lintasan Ketapang–Gilimanuk, pengoperasian KMP Roditha turut menambah kapasitas layanan selama periode peningkatan trafik.

Kelancaran layanan ini juga diperkuat melalui digitalisasi layanan berbasis Ferizy yang memungkinkan pengguna jasa melakukan reservasi tiket secara daring sehingga perjalanan dapat direncanakan lebih baik dan distribusi kedatangan kendaraan ke pelabuhan menjadi lebih terkendali.

"Ke depan, ASDP akan terus memperkuat transformasi layanan penyeberangan secara berkelanjutan guna menghadirkan layanan yang semakin andal, aman, dan nyaman dalam mendukung konektivitas nasional serta mobilitas masyarakat Indonesia," ujar Windy.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Lantik 221 PNS, Sekjen DPD RI Tegaskan Integritas Harga Mati!
• 13 jam lalurctiplus.com
thumb
Kuasa Hukum Minta Hakim Bebaskan Nadiem dari Seluruh Dakwaan JPU
• 17 jam lalukumparan.com
thumb
Membaca Surat Beijing dan Kedaulatan Ekonomi Pancasila
• 5 jam lalukumparan.com
thumb
Nadiem Akui Lupa Menteri sebagai Jabatan Politik: Gesekan Kecil Jadi Dendam
• 23 jam lalukatadata.co.id
thumb
Tips Menghilangkan Kusut Tanpa Setrika
• 17 jam lalubeautynesia.id
Berhasil disimpan.