Puluhan Amunisi dan Mortir Ditemukan di Lokasi Ledakan Bom PD II di Biak

metrotvnews.com
3 jam lalu
Cover Berita

Jayapura: Tim penjinak bom (Jibom) Gegana Brimob Polda Papua menemukan tiga mortir dan 30 butir amunisi peninggalan Perang Dunia (PD) II di sekitar lokasi ledakan bahan peledak yang menewaskan enam warga di Kompleks Perikanan, Jalan Wolter Monginsidi, Biak, Papua.

"Berbagai jenis bahan peledak itu ditemukan saat tim Jibom, pada Selasa, 2 Juni, saat melakukan pembersihan di sekitar TKP (tempat kejadian perkara) dan saat ini sudah dimusnahkan," kata Kapolres Biak Numfor AKBP Ari Trestiawan, Rabu, 3 Juni 2026, melansir Antara.

Baca Juga :

Tim DVI Identifikasi 13 Potongan Tubuh Diduga Korban Ledakan Bom PD II di Biak
Sebelumnya, pada Senin, 1 Juni 2026, tim Jibom juga menemukan dua granat jenis nanas dan manggis yang keduanya juga sudah dimusnahkan. Saat ini, kata dia, tim masih melakukan sterilisasi untuk memastikan tempat kejadian perkara (TKP) aman dari bahan peledak.

Bila sudah dinyatakan aman, maka tim dari Labfor dan Direktorat Reskrimum Polda Papua bersama Satuan Reskrim Polres Biak Numfor akan melakukan olah TKP. Tim SAR Cari Tiga Korban Hilang Selain proses sterilisasi, tim SAR gabungan juga masih melanjutkan pencarian terhadap tiga warga yang dilaporkan hilang akibat ledakan.

Pencarian dilakukan tidak hanya di lokasi utama ledakan, tetapi juga dengan menyisir kawasan pesisir di sekitar TKP. Sejak Selasa, 2 Juni 2026, tim gabungan telah menemukan sejumlah potongan tubuh manusia yang diduga merupakan bagian dari korban ledakan.

Tim Penjinak Bom (Jibom) Detasemen Gegana Sat Brimob Polda Papua melakukan sterilisasi area ledakan bekas perang dunia II, di Biak Numfor, Papua. (Dok Bid Humas Polda Papua)

Seluruh temuan tersebut telah dievakuasi dan disimpan di kamar jenazah RSUD Biak untuk proses identifikasi lebih lanjut.

"Tim DVI Polda Papua akan melakukan identifikasi terhadap temuan tersebut," ujar Ari.

Insiden ledakan bom peninggalan PD II itu terjadi pada Minggu, 31 Mei 2026. Peristiwa tersebut mengakibatkan enam orang meninggal dunia, tiga orang dilaporkan hilang, serta menyebabkan sembilan rumah warga mengalami kerusakan.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Impor Minyak Skala Besar Jadi Penyebab Rupiah Melemah ke Level 17.900 
• 2 jam laluidxchannel.com
thumb
Usai Iduladha, Prospek Emiten Unggas JPFA, CPIN Cs Masih Cerah hingga Akhir 2026
• 9 jam lalubisnis.com
thumb
Belum Main Bareng Megawati Hangestri, Setter Nomor 1 Korea Sudah Bikin Rival Hyundai Hillstate Waspada
• 14 jam lalutvonenews.com
thumb
Kantor BGN Digeledah Usai Dadan Dicopot, Dasco: Kita Serahkan ke Aparat
• 40 menit lalutvonenews.com
thumb
Hijaukan Lingkungan, Puluhan Ribu Pohon Ditanam Serentak
• 11 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.