Sudin Parekraf Jaktim bina 2.574 pelaku usaha kuliner hingga fesyen

antaranews.com
7 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - Suku Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Sudin Parekraf) Jakarta Timur melakukan pembinaan terhadap 2.574 pelaku usaha kreatif dari berbagai bidang, yakni kuliner hingga fesyen untuk menggerakkan ekonomi masyarakat.

"Sebanyak 2.574 pelaku usaha kreatif telah mendapatkan pembinaan dari kami Sudin Parekraf. Jumlah tersebut menjadi bukti komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat sektor ekonomi kreatif sebagai salah satu motor penggerak ekonomi masyarakat," kata Kepala Sudin Parekraf Jakarta Timur Yayang Kustiawan saat dihubungi ANTARA di Jakarta, Rabu.

Yayang menyebut mayoritas pelaku usaha binaan tersebut bergerak di sektor kuliner, kriya, dan fesyen.

Ketiga sektor tersebut memiliki potensi besar untuk terus berkembang seiring meningkatnya penggunaan teknologi digital dalam kegiatan usaha.

Selain fokus pada pengembangan pelaku usaha yang sudah ada, Sudin Parekraf juga berupaya menjaring pelaku usaha baru untuk masuk ke dalam program pembinaan.

Upaya ini dilakukan untuk memperkuat ekosistem ekonomi kreatif yang berkelanjutan di Jakarta Timur.

"Ke depan kami menargetkan peningkatan jumlah binaan, baik dari pelaku usaha yang sudah ada maupun pelaku usaha baru," ujar Yayang.

Menurutnya, perkembangan teknologi saat ini membuka peluang yang sangat luas bagi generasi muda untuk terjun ke sektor ekonomi kreatif.

Berbagai inovasi digital memungkinkan anak muda menciptakan usaha baru dengan modal yang lebih efisien dan jangkauan pasar yang lebih luas.

Selain itu, Yayang menilai generasi muda memiliki karakter yang sangat dekat dengan perkembangan teknologi.

Kondisi tersebut menjadi modal penting untuk menciptakan inovasi dan mempercepat pertumbuhan sektor ekonomi kreatif di masa depan.

"Sektor ekonomi kreatif merupakan sektor yang terus berkembang dan memberikan banyak kesempatan. Dengan karakter generasi muda saat ini serta perkembangan teknologi yang terus berlangsung, mereka dapat menjadi pionir dan pelaku ekonomi kreatif yang mampu memajukan perekonomian," jelas Yayang.

Dalam mendukung perkembangan ekonomi kreatif, Pemerintah Kota Jakarta Timur juga terus berupaya menyediakan ruang bagi para pelaku usaha kreatif.

Namun, menurut Yayang, hal tersebut memerlukan dukungan dan kerja sama dari berbagai instansi serta pemangku kepentingan lainnya.

Meski peluang terbuka lebar, tantangan yang dihadapi pelaku usaha masih cukup besar, terutama pada akses permodalan dan manajemen keuangan usaha.

Oleh karena itu, pembinaan yang diberikan tidak hanya berfokus pada pemasaran dan promosi, tetapi juga penguatan kapasitas usaha secara menyeluruh.

"Sektor ekonomi kreatif Jakarta Timur diyakini akan terus tumbuh dan menjadi wadah bagi generasi muda untuk berinovasi sekaligus berkontribusi terhadap pembangunan ekonomi daerah," ujar Yayang.

Baca juga: Kolong Tol Becakayu diusulkan jadi destinasi wisata kuliner edukatif

Baca juga: Pemkot Jaktim tingkatkan daya saing 300 pelaku usaha ekonomi kreatif


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Link Live Streaming Indonesia Open 2026, Rabu 3 Juni: Raymond/Joaquin Main, 10 Wakil Tuan Rumah Berebut Tiket ke Babak Kedua
• 9 jam lalutvonenews.com
thumb
Makna Gandengan Tangan Prabowo dan Megawati saat Hari Lahir Pancasila
• 23 jam laluokezone.com
thumb
Terancam Delisting, Begini Upaya Inti Agri (IIKP) Lepas dari Suspensi Panjang
• 2 jam laluidxchannel.com
thumb
KPK Sebut Korupsi Gedung Pemkab Lamongan Rugikan Negara Rp 35,7 Miliar
• 22 jam lalukompas.com
thumb
Siap-siap! Polda Metro Gelar Operasi Patuh Jaya Mulai 8 Juni
• 3 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.