Teheran: Kantor berita Mehr, melaporkan sejumlah ledakan dilaporkan terdengar di Pulau Qeshm, Iran, pada Rabu 3 Juni 2026 dini hari waktu setempat.
Mehr mengonfirmasi adanya suara ledakan di pulau tersebut tanpa memberikan rincian lebih lanjut mengenai penyebab atau dampak kerusakan.
Badan penyiaran resmi Iran, IRIB, kemudian mengumumkan bahwa beberapa ledakan tersebut terdengar secara spesifik di dekat kawasan Suza dan Masen yang berada di pulau itu.
Menurut penilaian awal dari IRIB, sumber ledakan diduga berasal dari hantaman proyektil yang jatuh di sebuah area tak berpenghuni di antara kedua lokasi tersebut.
Ketegangan regional di kawasan tersebut terus meningkat sejak akhir Februari lalu setelah Amerika Serikat dan Israel meluncurkan rentetan serangan udara ke Iran. Operasi militer itu menewaskan lebih dari 3.000 orang, termasuk Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei serta beberapa komandan militer senior dan pejabat tinggi pemerintah.
Sebuah kesepakatan gencatan senjata yang diperantarai oleh Pakistan sebenarnya telah diberlakukan sejak 8 April, namun berbagai upaya diplomatik untuk mencapai perjanjian damai yang lebih luas sejauh ini masih menemui jalan buntu.
(Kelvin Yurcel)




