NEW YORK, KOMPAS.TV - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres menegaskan Lebanon masih membutuhkan pasukan dari PBB untuk mengimplementasikan resolusi tahun 2006.
Dia menyarakan agar pasukan dari PBB tetap diberi mandat bertugas di Lebanon. Hal tersebut disampaikan kepada Dewan Keamanan PBB sebagai usulan jelang berakhirnya mandat Pasukan Sementara PBB di Lebanon (UNIFIL) pada Desember 2026.
Mandat UNIFIL diakhiri berdasarkan keputusan Dewan Keamanan PBB pada Agustus 2025. Dewan Keamanan memutuskan mengakhiri tugas UNIFIL setelah didesak Amerika Serikat (AS) dan Israel.
Setelah mandat UNIFIL diakhiri, Dewan Keamanan PBB meminta saran kepada Guterres untuk menyiapkan tindak lanjut di Lebanon.
Baca Juga: Israel Duduki Kastel Bersejarah di Lebanon, Netanyahu Perintahkan Invasi Lebih Dalam
Adapun resolusi tahun 2006 menuntut pelucutan senjata Hizbullah, penarikan pasukan Israel dari Lebanon, dan penerjunan Angkatan Bersenjata Lebanon sebagai kekuatan militer satu-satunya di negara tersebut. Kesemua poin resolusi itu tidak tercapai hingga saat ini.
Dalam surat kepada Dewan Keamanan PBB pada Senin (1/6/2026), Guterres menegaskan kehadiran pasukan resmi dari PBB tetap diperlukan di Lebanon. Menurutnya, kehadiran personel berbendera PBB menjadi kunci untuk mengimplementasikan resolusi tahun 2006.
Guterres menegaskan pentingnya kehadiran personel PBB yang mengawasi area "Blue Line", garis demarkasi yang ditetapkan PBB untuk memisahkan militer Israel dan Lebanon.
"Kehadiran personel berseragam PBB untuk memfasilitasi de-eskalasi, dialog, perhubungan, koordinasi, dan dukungan untuk Angkatan Bersenjata Lebanon amatlah penting," kata Guterres dalam suratnya, seperti dikutip Associated Press.
Untuk pembentukan pasukan PBB di Lebanon, dia mengusulkan tiga opsi berbeda. Dia mengusulkan pasukan yang diterjunkan berkekuatan antara 1.980 hingga 5.525 personel, dibantu dengan peninjau militer tak bersenjata.
Penulis : Ikhsan Abdul Hakim Editor : Edy-A.-Putra
Sumber : The Associated Press
- mandat unifil berakhir
- pasukan pbb di lebanon
- sekjen pbb
- lebanon
- UNIFIL
- Antonio Guterres





