Grid.ID – Profil Mayjen TNI Trenggono mencuri perhatian usai dirinya ditunjuk sebagai Wakil Kepala BGN yang baru. Siapakah dia dan bagaimana sepak terjangnya di bidang militer?
Diberitakan sebelumnya, 3 pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) dicopot dari jabatannya, yakni Dadan Hindayana, Sony Sonjaya, dan Lodewyk Pusung. Mereka digantikan oleh Nanik S Deyang sebagai Kepala BGN, serta Mayjen Trenggono dan Agustina Arumsari sebagai Wakil Kepala BGN yang ditunjuk Presiden Prabowo Subianto pada Selasa (2/6/2026).
Di antara sederet tokoh yang ditunjuk sebagai Wakil Kepala BGN yang baru tersebut, profil Mayjen TNI Trenggono menjadi sorotan lantaran latar belakangnya di bidang militer, yakni lulusan Akademi Militer (Akmil). Simak penjelasan lengkapnya berikut ini!
Profil Mayjen TNI Trenggono
Mayjen TNI Trenggono adalah seorang perwira tinggi (Pati) di dalam TNI AD. Sebelum menjadi Wakil Kepala BGN, Trenggono tercatat sempat menjabat sebagai Wakil Direktur Utama (Wadirut) PT Agrinas Pangan Nusantara.
Di TNI, jenderal bintang 2 ini memiliki rekam jejak karier yang cemerlang. Ia merupakan lulusan Akmil pada tahun 1993.
Beberapa jabatan strategis di TNI AD pun sudah pernah diembannya. Mengutip Tribunnews, Trenggono pernah menjabat sebagai Dandim 0704/Banjarnegara pada 2011—2013.
Ia juga pernah menjabat sebagai Wadanmentarlat Akmil (2013—2015), Kadepmildas Akmil (2015—2017), dan Wadirbinlem Akmil (2017—2018).
Karier Trenggono makin cemerlang setelah ia didapuk menjadi Danrindam V/Brawijaya pada 2020.
Pada 2021, ia sempat menjadi Pamen Ahli Bidang OMSP Sahi Pangdam XIV/Hasanuddin. Satu tahun kemudian, ia ditunjuk menjadi Paban Sahli Kasad Bidan Kamteror. Setelah itu, Mayjen TNI Trenggono diangkat sebagai Dirum Akmil pada 2023.
Pada 2024, ia lalu dipercaya sebagai Dirjianbang Seskoad. Barulah pada 2025 Trenggono diutus menjadi Pa Sahli Tk. III Bid. Komsos Panglima TNI.
Selain profil Mayjen TNI Trenggono, harta kekayaan Wakil Kepala BGN yang baru ini juga ikut disorot. Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) KPK, Trenggono tercatat memiliki total harta sebesar Rp1,2 miliar.
Ia terakhir kali melaporkan rincian hartanya di LHKPN KPK pada 3 Februari 2025.
Sumber harta terbanyaknya berasal dari tanah dan bangunan senilai Rp750 juta. Lalu disusul dari harta alat transportasi dan mesin dan kas. Ia juga memiliki utang senilai Rp146 juta.
Sementara itu, Pemerintah melalui Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi memastikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap berjalan meskipun terjadi pergantian petinggi BGN.
"Pemerintah sekali lagi menegaskan bahwa pergantian kepemimpinan ini tidak akan mengganggu komitmen kita di dalam menjalankan program MBG yang dilaksanakan oleh BGN," ujar Prasetyo dalam jumpa pers di Istana, Jakarta, Selasa (2/6/2026) malam seperti dilansir Kompas.com.
Prasetyo memastikan proses evaluasi terhadap seluruh program BGN. Ia juga menegaskan pelayanan BGN kepada masyarakat tidak boleh terganggu sama sekali.
"Dan setiap unit kerja di lingkungan BGN diharapkan tetap menjalankan tugas sesuai tanggung jawab masing-masing," tuturnya.(*)
Artikel Asli




