Tulungagung (beritajatim.com) – Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) memulai pekerjaan pembangunan ulang Jembatan Gondang 1 di Tulungagung. Jembatan ini diketahui telah berusia lebih dari 50 tahun.
Nantinya mereka akan membongkar total jembatan tersebut dan melakukan pembangunan ulang. Seluruh struktur mulai dari pondasi hingga bagian atas diganti dengan bangunan baru.
Pengawas Lapangan BBPJN Jatim Bali, Oski Ardianto mengatakan, sejak dua tahun lalu telah dilakukan kajian teknis untuk melihat kondisi Jembatan Gondanh I Tulungagung. Hasilnya, kondisi Jembatan Gondang I Tulungagung telah mengalami korosi dan harus direvitalisasi.
“Dari hasil kajian kondisi jembatan memang sudah krisis dan statusnya merah,” ujarnya, Selasa (2/6/2026).
Oleh karena itu, diputuskan pembongkaran total Jembatan Gondang I Tulungagung untuk dilakukan revitalisasi. Apalagi usia Jembatan Gondang I Tulungagung sudah tua dan lama tidak tersentuh perbaikan.
“Kami was-was dengan kondisi jembatan. Makanya diputuskan untuk dilakukan perbaikan,” terangnya.
Adapun total anggaran untuk perbaikan Jembatan Gondang I Tulungagung mencapai Rp9,2 miliar dari APBN. Design jembatan tetap sama dengan panjang mencapai 22 meter.
“Design jembatan tetap mengacu design lama. Hanya struktur jembatan yang kami buat baru dan diperkuat,” jelasnya.
Proyek perbaikan Jembatan Gondang I Tulungagung diawali dengan pembongkaran struktur, pondasi, abutment hingga menanam pondasasi baru dengan strauss. Nanti akan dipasang empat pilar pada proses perbaikan Jembatan Gondang I Tulungagung.
“Proses pembongkaran struktur membutuhkan waktu sekitar satu minggu,” paparnya.
Apabila proses perbaikan rampung sepenuhnya, Jembatan Gondang I Tulungagung mampu bertahan hingga 50 tahun. Adapun ketentuan tonase akan ditentuan usai dilakukan kajian teknis lapangan.
“Jembatan yang baru diperbaiki ini mampu bertahan sampai 50 tahun,” pungkasnya. [nm/aje]




