Jakarta, VIVA – Sejumlah karangan bunga berjajar di depan Kantor Badan Gizi Nasional (BGN) usai Dadan Hindayana dan dua Wakilnya dicopot Presiden. Berdasarkan pantauan, karanga bunga tersebut dikirim dari berbagai instansi hingga gerakan mahasiswa (Gema).
Mayoritas karangan bunga tersebut untuk memberikan selamat terhadap pimpinan BGN yang baru seperti Nanik S Deyang yang menjabat sebagai Kepala BGN, dan Mayjen TNI renggono sebagai wakilnya.
Namun terdapat karangan bunga yang berbeda dari yang lain, yaitu karangan bunga yang dikirim oleh Gema Kosgoro.
Karangan bunga tersebut justru mengungkapkan terima kasih kepada Presiden yang mencopot jabatan Dadan, Sony dan Lodewyk dari pimpinan BGN.
Jajaran karangan bunga tersebut pun menjadi pusat perhantian pengendara yang melintas di Jalan Kebon Sirih.
Sementara itu, kondisi Kantor BGN pada pukul 13.25 WIB masih sama seperti sebelumnya, tidak ada aktivitas karyawan di dalamnya.
Beberapa petugas keamanan nampak berjaga tepat di depan gerbang kantor BGN. Orang yang akan masuk ke dalam kantor harus melewati pemeriksaan petugas.
Awak media yang menunggu hasil penggeledahan oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) masih terlihat berkumpul diluar pagar.
Diketahui, Kejagung melakukan penggeledahan kantor BGN sehari setelah pencopotan Dadan, Sony dan Lodewyk. Kegiatan ini dibenarkan oleh Pelaksana Harian (Plh) Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, M Jeffry.
"Penyidik Pidsus Kejaksaan Agung benar melakukan geledah di kantor BGN," katanya kepada wartawan, Rabu 3 Juni 2026.
Namun Jeffry tak membeberkan lebih lanjut terkait barang bukti yang diamankan dan detail perkara yang akan diungkap oleh Kejagung.
Dadan Hindayana Dicopot Dari Kepala BGNPresiden Prabowo Subianto resmi mencopot Dadan Hindayana dari jabatannya sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (Kepala BGN).
Seperti diketahui, BGN merupakan lembaga yang menjadi ujung tombak pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Keputusan tersebut diumumkan langsung oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi di Istana Kepresidenan, Selasa (2/6/2026).
Sontak, pencopotan tersebut menyedot perhatian hingga menuai pertanyaan sebagian public terkaiat penyebab Dadan dicopot Presiden Prabowo dari Kepala BGN.





