Menhan di Depan Komcad ASN: Birokrasi Harus Kuat, Waspada Pengaruh Ideologi Luar

kumparan.com
2 jam lalu
Cover Berita

Menteri Pertahanan RI, Sjafrie Sjamsoeddin mengukuhkan aparatur sipil negara (ASN) sebagai bagian dari Komponen Cadangan (Komcad). ASN ini telah menjalani Latihan Dasar Kemiliteran (Latsarmil) Komcad ASN Kementerian/Lembaga Gelombang I Tahun 2026.

Dalam pengukuhan ini, Sjafrie mengingatkan ASN untuk menjaga profesionalitas dalam bekerja. Para ASN juga diharapkan menampilkan kedisiplinan tinggi dan menunjukkan rasa bela negara yang tinggi.

Tak cuma itu, Sjafrie meminta ASN untuk waspada. Bagi dia, ASN merupakan wajah dari birokrasi negara. Jangan sampai, birokrasi dilemahkan oleh pihak luar.

"Ini adalah modal kamu untuk waspada. Kenapa harus waspada? Birokrat itu adalah milik negara. Orang-orang di luar tidak ingin birokrasi di Indonesia kuat. Orang-orang di luar Indonesia, bahkan juga ada orang-orang di dalam Indonesia yang kita sebut sebagai deep state—saya pernah cerita dulu ada musuh dalam selimut—itu adalah tidak suka kalau birokrasi di Indonesia itu kuat," kata Sjafrie di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Rabu (3/6).

Karena itu, kata Sjafrie, ASN selama menjalani Latsar Komcad juga dibekali dengan dasar-dasar cinta tanah air dan bela negara. Ini penting agar ASN tidak terpengaruh ideologi di luar Pancasila.

"Kamu harus waspada betul, jangan sampai kamu kena pengaruh, pengaruh ideologi. Ideologi kita sudah jelas, Pancasila. Politik kita sudah jelas, Undang-Undang Dasar Tahun 1945. Jadi, kita harus waspada betul bahwa banyak tantangan di sekitar kamu ini akan muncul pada saat kamu kembali ke kesatuanmu, kamu kembali ke lingkungan pekerjaanmu," tambah dia.

Selain itu, Sjafrie mengatakan peserta Latsarmil ASN tidak sekadar mendapat pelatihan militer, melainkan pembentukan karakter bela negara yang diharapkan berdampak pada kualitas birokrasi pemerintahan.

“Jadi, ini adalah kebanggaanmu, bahwa kamu semua akan menunjukkan kepada menteri-menterimu bahwa birokrasi di kementerian, di pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia, ada teladannya, dan teladannya adalah Anda semuanya,” kata Sjafrie.

“Kamu sebagai ASN Komcad harus menjadi teladan, harus menjadi panutan, minimal di lingkungan kerjamu dan maksimal di lingkungan kehidupanmu,” ujarnya.

Sjafrie menegaskan perubahan yang diharapkan dari peserta bukanlah perubahan karena militerisme, melainkan penguatan semangat bela negara, disiplin, dan profesionalisme birokrasi.

Ia juga menyebut birokrasi Indonesia harus mampu menjadi lebih maju dibanding negara lain melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia ASN.

“Kita jangan hanya sekadar duduk di meja, tapi kita harus jadi pelopor profesional,” kata Sjafrie.

"Profesionalisme itu adalah tuntutan kerja agar supaya kualitas hasil yang anda miliki itu semua akan menjadi kenyataan," lanjutnya.

Latsarmil Komcad ASN Gelombang I Tahun 2026 diikuti ASN dari sejumlah kementerian dan lembaga. Program tersebut menjadi ajang pelatihan bagi ASN dalam skema Komponen Cadangan yang disiapkan pemerintah sebagai bagian dari sistem pertahanan negara.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kloter Pertama Jemaah Haji Khusus ESQ Tours Tiba di Tanah Air
• 17 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Terancam Delisting, Begini Upaya Inti Agri (IIKP) Lepas dari Suspensi Panjang
• 1 jam laluidxchannel.com
thumb
Buntut Kasus Hanania Group, Keanu Agl Akan Diperiksa
• 3 jam lalucumicumi.com
thumb
Kronologi Makam Warga Boyolali Dibongkar Polisi, Diduga Tewas usai Makan Sate Kiriman
• 5 jam lalurctiplus.com
thumb
Bank Mandiri Gelar Donor Darah, Rangkul 4.850 Pendonor di Seluruh Indonesia
• 19 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.