Serangan Rudal dan Drone Rusia Tewaskan Setidaknya 23 Orang di Ukraina

okezone.com
3 jam lalu
Cover Berita

KYIV – Serangan besar-besaran dengan ratusan drone dan rudal yang dilancarkan Rusia ke kota-kota Ukraina pada Selasa (2/6/2026) menewaskan setidaknya 23 orang dan melukai 130 lainnya, kata Presiden Volodymyr Zelensky. Dia mengatakan bahwa Moskow dapat melancarkan serangan baru untuk malam kedua berturut-turut.

Serangan udara yang menghantam kota-kota termasuk Kyiv dan Dnipro tersebut terjadi setelah Rusia memperingatkan tentang serangan "sistematis" terhadap ibu kota Ukraina. Moskow mengatakan serangan tersebut merupakan pembalasan setelah serangan pesawat tak berawak terhadap sebuah asrama di wilayah Luhansk yang dikuasai Rusia di Ukraina bulan lalu, yang menewaskan 21 orang. Kyiv membantah menargetkan asrama tersebut.

"Menurut informasi intelijen kami, serangan skala besar lainnya mungkin terjadi malam ini," kata Zelensky dalam pidato video malamnya, sebagaimana dilansir Reuters. "Mohon, saya sangat mendesak Anda untuk memperhatikan peringatan serangan udara."

Baca Juga :
Rusia Bombardir Ukraina dengan Rudal dan Drone, Tewaskan Setidaknya 11 Orang

Ini adalah serangan berat ketiga terhadap Kyiv dalam waktu kurang dari sebulan, tetapi Rusia telah tanpa henti menyerang kota-kota Ukraina, termasuk Kyiv, sejak perang dimulai pada 2022.

Perundingan yang dimediasi AS tentang perang di Ukraina telah terhenti, dengan Washington fokus pada Iran, sementara kemajuan medan perang Rusia telah melambat dan Kyiv telah meningkatkan serangan terhadap kilang minyak Rusia.

Zelensky mengulangi bahwa Ukraina kekurangan senjata untuk melawan rudal Rusia yang datang. "Sayangnya, tingkat pasokan pertahanan udara kita saat ini tidak memungkinkan kita untuk mencegat sebagian besar rudal," katanya.

Baca Juga :
Rusia Hantam Kyiv dengan Rudal Hipersonik Berkemampuan Nuklir Oreshnik

Ia mengatakan lebih dari 70 rudal dan 650 drone telah dikerahkan semalaman dan pasukan Rusia telah mengerahkan 100 drone lagi sepanjang Selasa.

Sebelumnya, presiden Ukraina mendesak Washington untuk mengirimkan pencegat rudal Patriot tambahan.

 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Sambut kedatangan haji, Gubernur ingatkan jamaah jaga kemabruran
• 15 jam laluantaranews.com
thumb
Alasan Trump Ribut dengan Netanyahu, Sebut Gila dan Tak Tahu Diri
• 18 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Operasi Besar Kejahatan Jalanan di Lampung! 95 Orang Ditangkap, Senpi hingga Granat Disita
• 21 jam lalurctiplus.com
thumb
Rangkaian Acara HUT Ke-499 Jakarta di Kota Tua, Simak Jadwalnya
• 4 jam laludetik.com
thumb
Netizen Bongkar! Deretan Skandal MBG di Bawah Dadan Hindayana
• 59 menit laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.