JAKARTA, KOMPAS.TV, Jumlah penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Indonesia hingga 1 Juni 2026 mencapai 62.964.716 orang, terdiri atas siswa hingga ibu hamil dan menyusui.
Jumlah tersebut diketahui berdasarkan data progres kinerja Badan Gizi Nasional (BGN) per 1 Juni 2026.
Dari jumlah tersebut, BGN memerinci kategori para penerima manfaat, yakni 48.190.030 peserta didik, 6.716.739 balita, 2.181.024 ibu menyusui, 901.163 ibu hamil, 648.758 santri, serta 4.327.002 guru dan tenaga pendidik.
Baca Juga: Prabowo Ganti Pimpinan Badan Gizi Nasional, Pemerintah Pastikan Program MBG Tetap Jalan
BGN juga menyampaikan jumlah satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) yang mendapatkan peringatan baik berupa SP1, SP2, maupun suspend atau penghentian opersional.
Hingga akhir Mei 2026, jumlah SPPG yang mendapatkan SP1 sebanyak 367 unit, sedangkan SP2 sebanyak 16 SPPG, sementara yang terkena suspend sebanyak 995 SPPG.
Sementara itu, jumlah laporan yang masuk melalui reviu MBG dari penerima manfaat per 1 Juni 2026 sebanyak 4.181 laporan.
Dari jumlah tersebut, 4.170 laporan atau 99,74 persen menyatakan makanan layak konsumsi, sedangkan yang menyatakan tidak layak konsumsi ada 11 laporan.
Sebanyak 84 pelapor menyatakan pengiriman MBG terlambat, sedangkan 4.097 lainnya atau 97,99 persen menyatakan pengiriman MBG tepat waktu.
Sedangkan terkait rasa MBG, sebanyak 4.130 atau 98,78 persen menyatakan normal, dan 51 pelapor menilai rasa makanan tidak normal.
Penulis : Kurniawan Eka Mulyana Editor : Tito-Dirhantoro
Sumber : Kompas TV
- badan gizi nasional
- bgn
- mbg
- progres kinerja bgn
- makan bergizi gratis





