EtIndonesia.com. Menurut laporan media, sebagian besar wilayah Ukraina berada dalam status peringatan serangan udara pada 2 Juni pagi. Militer Rusia melancarkan serangan rudal ke ibu kota Ukraina, Kyiv. Saksi mata dan pihak berwenang melaporkan terdengarnya sejumlah ledakan disertai kepulan asap tebal. Sebuah atap gedung apartemen dan beberapa kendaraan dilaporkan terbakar.
Menurut laporan awal, serangan tersebut menyebabkan 4 orang tewas dan puluhan lainnya terluka.
Wali Kota Kyiv, Vitali Klitschko, mengatakan bahwa kebakaran terjadi di sebuah area non-perumahan di Distrik Podil. Selain itu, sebuah gedung apartemen sembilan lantai dilaporkan terbakar setelah atapnya diduga terkena puing-puing yang jatuh.
Melalui Telegram, Klitschko menyatakan:”Di Distrik Obolon, beberapa kendaraan terbakar setelah terkena puing-puing rudal yang jatuh. Dua area terbuka lainnya juga mengalami kebakaran, salah satunya berada di dekat sebuah taman kanak-kanak.”
Ia menambahkan bahwa laporan awal menunjukkan sedikitnya 14 orang terluka di Kyiv.
Kota Dnipro di wilayah timur Ukraina juga dilaporkan menjadi sasaran serangan.
Serangan tersebut disebut menyebabkan 4 orang meninggal dunia dan 16 orang lainnya terluka. Sebagian bangunan dua lantai mengalami kerusakan, sementara sejumlah apartemen di sekitarnya juga terdampak.
Menurut artikel ini, Rusia menyatakan serangan tersebut merupakan respons atas dugaan serangan drone Ukraina pekan lalu terhadap sebuah asrama mahasiswa di wilayah pendudukan Rusia di Luhansk Oblast, yang menurut pihak Rusia menewaskan 21 orang.
Sebelumnya Rusia telah memperingatkan bahwa mereka dapat melancarkan “serangan sistematis” terhadap target-target yang berkaitan dengan militer dan pusat pengambilan keputusan Ukraina di Kyiv, serta menyerukan warga negara asing untuk meninggalkan wilayah tersebut.
Namun, pemerintah Ukraina membantah telah melakukan serangan yang dituduhkan tersebut.
Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy, dalam pidato video rutinnya pada 1 Juni malam memperingatkan bahwa Rusia kemungkinan akan melancarkan serangan besar-besaran. Ia mengimbau warga untuk terus memperhatikan peringatan serangan udara dan mengikuti prosedur keselamatan.
Foto-foto yang beredar menunjukkan:
- Asap tebal membumbung di atas Kyiv setelah serangan rudal dan drone.
- Warga berlindung di stasiun metro Kyiv ketika sirine peringatan udara berbunyi.
- Kerusakan pada bangunan dan kendaraan akibat puing-puing yang jatuh.
Sumber : NTDTV.com





