Jalan-jalan ke Solo, Jangan Lupa Mampir ke Selo dan Waduk Cengklik di Boyolali

bisnis.com
2 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, BOYOLALI - Jika dalam waktu dekat Anda berwisata ke Solo, jangan lupa untuk memasukkan Selo dan Waduk Cengklik di Boyolali dalam daftar perjalanan Anda.

Sebagaimana diketahui, Kabupaten Boyolali memiliki potensi wisata yang besar, terutama di kawasan Selo dan Waduk Cengklik.

Hal tersebut disampaikan Bupati Boyolali, Agus Irawan, yang menilai wilayah Boyolali menyimpan banyak daya tarik wisata mulai dari desa-desa hingga berbagai umbul yang dapat terus dikembangkan.

Menurut Agus Irawan, Boyolali merupakan salah satu kabupaten dengan wilayah yang luas, terutama di kawasan lereng Gunung Merapi dan Merbabu.

Karena itu, pemerintah daerah memberikan perhatian khusus terhadap pengembangan sektor pariwisata, terutama di Kecamatan Selo dan Kecamatan Ngemplak.

Selo disebut sebagai salah satu destinasi unggulan Boyolali karena memiliki udara sejuk serta panorama alam yang menarik.

Baca Juga

  • 35 Sapi Kurban dari Peternak Boyolali Diborong Seskab Teddy
  • Seskab Teddy Borong 35 Sapi Jumbo dari Peternak Boyolali untuk Kurban Iduladha
  • Bupati Agus Sebut Ada Kejutan di Acara HUT Ke-179 Boyolali, Apa Itu?

Kawasan yang berada di antara Gunung Merapi dan Gunung Merbabu itu dinilai memiliki daya tarik besar bagi wisatawan lokal maupun luar daerah.

“Selo menjadi daerah yang luar biasa sekali dengan daya tarik hawa dinginnya. Namun, yang menjadi masalah adalah kebutuhan air bersihnya,” ujar Agus dalam forum Rembuk Jateng yang digelar Pemerintah Provinsi Jawa Tengah di Pendapa Alun-alun Kidul Boyolali, Selasa (2/6/2026), seperti dilansir dari Espos.

Selain Selo, Pemkab Boyolali juga menaruh perhatian besar terhadap pengembangan wisata Waduk Cengklik yang berada di Kecamatan Ngemplak.

Waduk ini dinilai memiliki posisi strategis dan berpotensi menjadi satelit pariwisata bagi wisatawan yang berkunjung ke Solo dan sekitarnya.

Lokasi Waduk Cengklik yang dekat dengan Bandara Adi Soemarmo dan Asrama Haji Donohudan menjadi nilai tambah tersendiri. Kedekatan akses transportasi tersebut diyakini dapat meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan.

Agus mengungkapkan pemerintah daerah telah berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo terkait pengelolaan dan pengembangan kawasan Waduk Cengklik. Namun hingga kini, proses perizinan masih menjadi kendala.

“Berkaitan pengembangan di Waduk Cengklik, sebenarnya kami sudah berusaha berkoordinasi dengan BBWS Bengawan Solo. Namun, untuk perizinannya belum bisa selesai,” katanya.

Pemkab Boyolali berharap dukungan berbagai pihak agar pengembangan Waduk Cengklik dapat segera terealisasi.

Dengan pengelolaan yang tepat, kawasan ini berpotensi menjadi destinasi wisata baru yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar sekaligus memperkuat sektor pariwisata Boyolali.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Prabowo Copot Kepala BGN Dadan Hindayana, Digantikan Nanik S Deyang
• 20 jam lalukatadata.co.id
thumb
KSP Dudung Benarkan Dugaan Jual Beli SPPG Pemicu Pencopotan Dadan BGN
• 3 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Hari ini, Kejagung Geledah Kantor BGN Pasca Pencopotan Kepala BGN Dadan Hindayana
• 8 jam lalutvonenews.com
thumb
Media Dunia Soroti Lengsernya Dadan, Polemik MBG Prabowo Jadi Perhatian Internasional
• 2 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Cek Langsung Pelayanan SPBU, Dewan Komisaris Kunjungi Fasilitas dan Layanan di Bali
• 6 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.