OECD Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Global Melambat Jadi 2,8 Persen pada 2026

idxchannel.com
2 jam lalu
Cover Berita

Organisasi untuk Kerja Sama Ekonomi dan Pembangunan (OECD) memperkirakan pertumbuhan ekonomi global mencapai 2,8 persen pada 2026.

OECD Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Global Melambat Jadi 2,8 Persen pada 2026. (Foto: Inews Media Group)

IDXChannel - Organisasi untuk Kerja Sama Ekonomi dan Pembangunan (OECD) memperkirakan pertumbuhan ekonomi global mencapai 2,8 persen pada 2026.

Dilansir dari AFP pada Rabu (3/6/2026), angkanya melambat dari 3,4 persen pada 2025.

Baca Juga:
Aksesi OECD Dinilai Jadi Peluang RI Keluar dari Middle Income Trap

Meski demikian, pertumbuhan ekonomi global diprediksi bangkit menjadi 3,1 persen pada 2027. Angka-angka tersebut mengasumsikan ekspor minyak dan gas dari kawasan Teluk kembali normal pada kuartal III-2026.

Namun, jika perang di Timur Tengah berlanjut hingga 2027, pertumbuhan ekonomi global dapat melambat menjadi 2,1 persen pada 2026 dan 1,8 persen tahun depan.

Baca Juga:
Konflik Timur Tengah Ancam Ekonomi Dunia, OECD Perkirakan Inflasi Negara G20 Bisa Tembus 4 Persen 

"Semakin lama gangguan berlangsung, semakin besar biaya ekonomi dan sosial yang ditimbulkannya," kata Kepala Ekonom OECD Stefano Scarpetta dalam laporan terbaru organisasi itu.

Menurut studi OECD, penutupan Selat Hormuz, ditambah dengan kerusakan infrastruktur energi di seluruh Teluk, telah menyebabkan harga energi melonjak, dan mendorong kenaikan biaya pupuk dan bahan baku industri utama lainnya. 

Baca Juga:
Menuju Standar OECD, Pemerintah Siap Sederhanakan Aturan Investasi

Amerika Serikat (AS) dan Israel melancarkan agresi militer terhadap Iran pada Februari. Teheran membalas dengan menyerang pangkalan AS di seantero kawasan, serta menutup Selat Hormuz dan menyerang sejumlah infrastruktur energi.

Meski sempat menyepakati gencatan senjata pada April, Selat Hormuz masih lumpuh dan pembicaraan lanjutan mengalami kebuntuan. (Wahyu Dwi Anggoro)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kesepakatan Damai AS-Iran Menggantung, Harga Minyak Global Memanas
• 8 jam lalubisnis.com
thumb
Camat Kemayoran Apresiasi CT Arsa-Koarmada RI Atas Bantuan ke Korban Kebakaran
• 3 jam laludetik.com
thumb
Update Bursa Transfer: Real Madrid Segera Kedatangan Dua Amunisi Baru dari Inter Milan dan Liverpool
• 11 jam laluviva.co.id
thumb
Iran Tuduh AS Serang Kapal Tanker dari Pangkalan di Kuwait dan Bahrain
• 15 menit lalumetrotvnews.com
thumb
Kerugian Rp12,14 Miliar, Polisi Ungkap Dana Jemaah Hanania Travel Tak Hanya untuk Umrah
• 14 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.