Dudung soal Pencopotan Dadan Hindayana: Presiden Tak Mau Ada Korupsi di BGN

liputan6.com
1 jam lalu
Cover Berita

Liputan6.com, Jakarta - Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Dudung Abdurrachman mengatakan keputusan Presiden Prabowo Subianto mencopot Dadan Hindayana sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) sudah tepat. Dia meyakini pencopotan Dadan untuk perbaikan di BGN agar tak terjadi praktik korupsi dan penyimpangan.

"Saya yakin ini untuk perbaikan ke depannya sehingga di BGN itu semakin transparan, akuntabel dan betul-betul keinginan bapak presiden bahwa ini uang rakyat yang harus betul-betul dikawal," kata Dudung di Kompleks Parlemen Jakarta, Rabu (3/6/2026).

Advertisement

BACA JUGA: Dudung Sebut Presiden Dengar Banyak Informasi soal BGN Sebelum Copot Dadan

Menurut dia, Prabowo tidak ingin program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dijalankan BGN menguntungkan kepentingan perorangan maupun kelompok tertentu. Dudung menegaskan komitmen pemerintah agar program MBG bermanfaat untuk masyarakat dan membentuk SDM unggul.

"Tidak ada terjadinya korupsi, tidak ada terjadinya penyimpangan, tidak ada terjadinya menguntungkan kepentingan perseorangan, kelompok maupun golongan, tetapi betul-betul Bapak Presiden menginginkan bahwa ini untuk kepentingan rakyat," tuturnya.

"Bapak presiden ingin sumber daya manusia ke depan ini unggul, dengan bergizi makanan akan menjadi pintar dan sebagainya," sambung Dudung.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Suara Surabaya Luncurkan Merchandise 43 Tahun SS, Ada 4 Desain Kaus Eksklusif
• 9 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
5 Bulan Singkat Layvin Kurzawa Bersama Persib, 9 Laga, 1 Assist, dan 1 Trofi: Saya Ingin Melanjutkan Perjalanan Ini, tapi...
• 9 jam lalubola.com
thumb
KOWANI Gelar Kongres Luar Biasa Demi Selamatkan Tata Kelola dan Integritas Organisasi
• 4 jam lalujpnn.com
thumb
3 Prajurit TNI Pembunuh Kacab Bank BUMN Hadapi Vonis Hari Ini
• 11 jam lalukompas.com
thumb
Siswa Jawa Timur Paling Banyak Lolos SNBP 2026, Jumlahnya Tembus 29 Ribuan
• 1 jam lalusuarasurabaya.net
Berhasil disimpan.