Jakarta (ANTARA) - Kementerian Pertahanan (Kemhan) membuka pelatihan Komponen Cadangan (Komcad) bagi aparatur sipil negara (ASN) gelombang kedua pada 27 Agustus 2026 dengan kuota sebanyak 2.000 peserta.
"Gelombang kedua nanti kita akan buka akhir Agustus. Pada tanggal, kalau tidak salah, tanggal 27 Agustus," kata Gabriel saat jumpa pers di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Rabu.
Ia menjelaskan para peserta akan mengikuti latihan dasar militer (latsarmil) yang mencakup latihan menembak, operasi militer, serta berbagai materi kemiliteran lainnya.
Selain itu, peserta juga akan mendapatkan pembekalan mengenai nasionalisme, patriotisme, dan profesionalisme sebagai bagian dari penguatan karakter ASN.
Baca juga: Kemhan sebut delapan pemprov ikutsertakan ASN jadi Komcad
Menurut Gabriel, seluruh rangkaian pelatihan akan berlangsung selama satu setengah bulan dan ditargetkan selesai pada awal hingga pertengahan Oktober 2026.
"Pelatihan akan selesai sekitar awal atau pertengahan Oktober 2026," ujarnya.
Ia berharap pelatihan tersebut dapat meningkatkan semangat nasionalisme dan patriotisme ASN sehingga mampu memberikan pelayanan dan kinerja terbaik bagi masyarakat serta negara.
Baca juga: Menhan ingatkan ASN Komcad waspadai pengaruh perusak birokrasi
Sebelumnya, sebanyak 1.773 ASN dari berbagai instansi di Jakarta telah mengikuti pendidikan Komcad gelombang pertama.
Para peserta menjalani latsarmil selama satu setengah bulan di sejumlah fasilitas milik TNI, antara lain Pusat Pendidikan Kesehatan (Pusdikkes), Skadron Pendidikan (Skadik) 301, Pusat Bahasa TNI Angkatan Udara (Pusbahasa TNI AU), Komando Daerah Militer (Kodam) Jaya, dan Pasukan Marinir (Pasmar) 1 Cilandak.
Pendidikan Komcad gelombang pertama dijadwalkan ditutup pada Jumat (5/6).
Baca juga: Menhan minta ASN Komcad jadi teladan di instansi masing-masing
Baca juga: Menhan minta anggota Komcad ASN beri pelayanan terbaik untuk rakyat
Baca juga: ASN Komcad jalani latihan simulasi tempur
Baca juga: Menhan beri motivasi ASN yang ikuti pendidikan komcad
"Gelombang kedua nanti kita akan buka akhir Agustus. Pada tanggal, kalau tidak salah, tanggal 27 Agustus," kata Gabriel saat jumpa pers di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Rabu.
Ia menjelaskan para peserta akan mengikuti latihan dasar militer (latsarmil) yang mencakup latihan menembak, operasi militer, serta berbagai materi kemiliteran lainnya.
Selain itu, peserta juga akan mendapatkan pembekalan mengenai nasionalisme, patriotisme, dan profesionalisme sebagai bagian dari penguatan karakter ASN.
Baca juga: Kemhan sebut delapan pemprov ikutsertakan ASN jadi Komcad
Menurut Gabriel, seluruh rangkaian pelatihan akan berlangsung selama satu setengah bulan dan ditargetkan selesai pada awal hingga pertengahan Oktober 2026.
"Pelatihan akan selesai sekitar awal atau pertengahan Oktober 2026," ujarnya.
Ia berharap pelatihan tersebut dapat meningkatkan semangat nasionalisme dan patriotisme ASN sehingga mampu memberikan pelayanan dan kinerja terbaik bagi masyarakat serta negara.
Baca juga: Menhan ingatkan ASN Komcad waspadai pengaruh perusak birokrasi
Sebelumnya, sebanyak 1.773 ASN dari berbagai instansi di Jakarta telah mengikuti pendidikan Komcad gelombang pertama.
Para peserta menjalani latsarmil selama satu setengah bulan di sejumlah fasilitas milik TNI, antara lain Pusat Pendidikan Kesehatan (Pusdikkes), Skadron Pendidikan (Skadik) 301, Pusat Bahasa TNI Angkatan Udara (Pusbahasa TNI AU), Komando Daerah Militer (Kodam) Jaya, dan Pasukan Marinir (Pasmar) 1 Cilandak.
Pendidikan Komcad gelombang pertama dijadwalkan ditutup pada Jumat (5/6).
Baca juga: Menhan minta ASN Komcad jadi teladan di instansi masing-masing
Baca juga: Menhan minta anggota Komcad ASN beri pelayanan terbaik untuk rakyat
Baca juga: ASN Komcad jalani latihan simulasi tempur
Baca juga: Menhan beri motivasi ASN yang ikuti pendidikan komcad





