Viral Siswa di NTT Pakai Arang Gantikan Kaus Kaki, Pemkab TTS Buka Suara

detik.com
1 minggu lalu
Cover Berita
Timor Tengah Selatan -

Seorang siswa SD bernama Marciano Tefi viral di media sosial setelah menggunakan arang sebagai pengganti kaus kaki. Peristiwa itu terjadi di Desa Lanut, Kecamatan Amanatun Selatan, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara Timur (NTT).

Video berdurasi 19 detik yang diunggah akun TikTok @Yanto Tefi memperlihatkan momen Marciano bersiap pergi ke sekolah. Dalam narasi video disebutkan kaus kaki milik Marciano hilang sehingga digantikan arang.

Dalam video tersebut, Marciano tampak berdiri di hadapan seorang pria dewasa. Pria itu kemudian mengambil arang dari sebuah kuali dan menggosokkannya ke kedua kaki Marciano.

"Tak ada kaus kaki, arang pun jadi," demikian bunyi keterangan dalam video tersebut, dikutip detikBali, Rabu (3/6/2026).

Baca juga: Mensos: Sekolah Rakyat Tidak Kenal Usia, Akan Ada Penyetaraan

Setelah itu, keduanya saling menepuk tangan dan mengacungkan jempol. Marciano lalu tampak ceria saat hendak berangkat ke sekolah dan sempat menyampaikan salam kepada pria tersebut.

"Selamat pagi," kata Marciano sembari bergegas ke sekolahnya.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten TTS, Apris Adrianus Manafe, mengatakan pihaknya segera mengecek kejadian viral tersebut. Sebab, setiap sekolah memiliki anggaran PIP dan Dana BOS yang dapat digunakan untuk kebutuhan siswa.

"Saya laporkan Pak Bupati dulu karena di setiap sekolah ada anggarannya yang mestinya bisa digunakan untuk kebutuhan siswa," kata Apris saat dihubungi detikBali, Rabu.

Menurut Apris, ia bersama jajarannya akan segera turun ke lokasi untuk mengecek kondisi siswa tersebut. Jika Marciano berasal dari keluarga kurang mampu, kepala sekolah diminta segera melakukan penanganan.

"Kalau memang siswanya berasal dari keluarga kurang mampu, maka saya perintahkan kepala sekolah untuk melakukan penanganan darurat dan nanti baru tindakan selanjutnya," jelas Apris.

"Jadi saya sudah kirim video viralnya ke grup setiap kepala sekolah untuk segera cek kondisi anak dan keluarganya seperti apa. Sehingga kepala sekolah harus segera ambil tindakan," lanjut Apris.

Baca selengkapnya di sini.

Baca juga: Rano Karno Sebut Siswa Korban Kebakaran di Kemayoran Bisa Ikut Ujian Susulan




(dwr/idh)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
DPR Curigai Pemborosan Rp1 Triliun, Ribuan SPPG MBG Bakal Diaudit
• 20 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Korupsi Sepeda Motor Listrik BGN, Tersangka AM Kongkalikong dengan PPK
• 16 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Wamendagri Dorong Transformasi Tata Kelola Rumah Sakit Daerah yang Unggul
• 11 jam laludetik.com
thumb
PIHPS: Harga cabai rawit Rp74.550/kg, telur ayam Rp30.100/kg
• 4 jam laluantaranews.com
thumb
Modus Korupsi MBG: Tersangka Atur HPS dengan Oknum BGN Demi Kuras Pagu Anggaran Rp1,1 Triliun
• 14 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.