Saat Ekspor Sulsel Anjlok per April 2026, Impor Justru Melesat 35,33%

bisnis.com
9 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, MAKASSAR - Kinerja perdagangan luar negeri Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) menunjukkan tren yang kontras pada awal tahun ini. Di saat nilai ekspor mengalami kelesuan, aktivitas impor justru mencatatkan lonjakan yang signifikan.

Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulsel mencatat nilai ekspor Sulsel sepanjang Januari-April 2026 hanya mencapai US$445,21 juta. Angka tersebut anjlok 12,24% dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya (year-on-year/yoy).

Sebaliknya, kinerja impor Sulsel justru mengalami penguatan yang signifikan. Pada periode 4 bulan pertama 2026, nilai impor Sulsel sebesar US$337,61 juta, melonjak hingga 35,33% jika dibandingkan dengan periode yang sama pada 2025.

Kepala BPS Provinsi Sulsel Aryanto mengungkapkan bahwa penurunan total nilai ekspor utamanya dipicu oleh lesunya penjualan pada 2 kelompok komoditas unggulan, yaitu nikel serta besi dan baja.

"Kendati kelompok komoditas unggulan lainnya mengalami perbaikan kinerja, kontraksi pada nilai ekspor kedua komoditas tersebut berpengaruh besar terhadap penurunan ekspor secara keseluruhan," kata Aryanto melalui konferensi pers di Makassar, Selasa (2/6/2026).

Berdasarkan data BPS, nilai ekspor nikel Sulsel sepanjang Januari-April 2026 tercatat sebesar US$263,64 juta, atau menyusut 3,78% (yoy).

Baca Juga

  • Kalla Aspal Sebut Harga Aspal Global Melonjak Nyaris 50% Imbas Konflik Timur Tengah
  • Tekanan Harga Properti, Perbankan Komitmen Dukung Pertumbuhan di Sulsel
  • BRI Pacu 3 Ekosistem Klaster Komoditas untuk Kembangkan Produk Unggulan Sulawesi

Penurunan performa nikel ini berdampak besar mengingat komoditas tersebut menjadi motor utama dengan kontribusi mencapai 56,44% dari total nilai ekspor Sulsel.

Kondisi yang lebih menonjol terjadi pada kelompok komoditas besi dan baja. Nilai ekspor komoditas ini merosot tajam sebesar 77,79% (yoy) menjadi hanya US$26,91 juta pada periode tersebut.

Meski demikian, penurunan dari sektor pertambangan dan logam ini sedikit terobati oleh kinerja positif sektor perkebunan dan pertanian. Kelompok komoditas biji-bijian berminyak sukses membukukan nilai ekspor sebesar US$42,78 juta atau tumbuh 18,38% (yoy).

Di sisi lain, lonjakan tertinggi dicatatkan oleh komoditas kakao. Nilai ekspornya melesat hingga 130,88% (yoy) menjadi US$34,26 juta hingga April tahun ini.

Terkait peta pasar, Jepang masih kokoh menjadi destinasi ekspor utama Sulawesi Selatan. Pada April 2026, ekspor ke negara tersebut mencapai US$69,46 juta atau menguasai 57,22% pangsa pasar.

Posisi kedua ditempati oleh China dengan nilai US$36,82 juta (30,33%), disusul Amerika Serikat sebesar US$4,61 juta (3,79%), Taiwan sebesar US$3,51 juta (2,89%), dan Korea Selatan senilai US$2,06 juta (1,70%).

Sementara itu, dari sisi importasi, pertumbuhan tinggi di Sulsel ditopang secara merata oleh empat kelompok komoditas utama yang seluruhnya kompak mencetak pertumbuhan positif.

Gandum menempati posisi puncak sebagai komoditas impor terbesar dengan nilai mencapai US$66,53 juta pada Januari-April 2026, atau naik 28,07% (yoy).

Komoditas bahan bakar mineral menyusul di posisi berikutnya dengan nilai impor US$55,64 juta, atau melonjak hingga 58,34% jika dibandingkan dengan periode yang sama pada 2025.

Adapun kelompok komoditas olahan makanan hewan mencatatkan nilai impor US$51,25 juta (naik 17,53%), disusul oleh kelompok gula dan kembang gula senilai US$42,81 juta (naik 26,18%).

"Lima negara asal impor Sulsel pada April 2026 dengan nilai terbesar yaitu Singapura US$13,33 juta, kemudian Thailand US$12,76 juta, Amerika Serikat US$10,38 juta, Australia US$10,31 juta, dan China US$9,85 juta," tutur Aryanto.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Penampakan Kantor BGN yang Digeledah Sejak Dini Hari, Pegawai Tak Boleh Masuk
• 1 jam laludisway.id
thumb
Tampil Segar dan Manis dengan Tren Blurry Lips, Ini Tipsnya
• 1 jam lalubeautynesia.id
thumb
Acara Jumpa Fans Zhang Linghe Berakhir Ricuh, Pintu Kaca Mal Pecah dan 5 Orang Terluka
• 12 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Pemerintah Tawarkan Bikin Rusun untuk Korban Kebakaran Kemayoran
• 18 jam lalukompas.com
thumb
Rapat di DPR, Akademisi Usul Daftar Lembaga Penugasan Polri Diatur
• 15 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.