JAKARTA, KOMPAS.com - Perumda Pasar Jaya menyiapkan tiga pasar tradisional di Jakarta sebagai lokasi nonton bareng (nobar) Piala Dunia 2026.
Program ini dilakukan untuk menghadirkan kemeriahan pesta sepak bola terbesar di dunia lebih dekat kepada masyarakat sekaligus menghidupkan aktivitas di kawasan pasar.
Direktur Utama Perumda Pasar Jaya, Agus Himawan, mengatakan, pihaknya telah mengajukan izin penyelenggaraan nobar kepada TVRI sebagai pemegang hak siar Piala Dunia 2026 di Indonesia.
Baca juga: Sambut Piala Dunia 2026, Kominfo Pemkab Malang Siapkan 35 Titik Nobar Bola Gembira
“Sementara sudah tiga pasar. Kita sudah ajukan kepada TVRI dan dalam proses,” ujar Agus Himawan saat dikonfirmasi melalui pesan singkat, Rabu (3/6/2026).
Menurut Agus, pembahasan mengenai izin penyelenggaraan nobar masih berlangsung antara Pasar Jaya dan TVRI.
“Ijin masih dibahas detailnya dengan TVRI,” kata dia.
Baca juga: Piala AFF U19 di Medan, Persiapan Menuju Kualifikasi Piala Asia dan Piala Dunia U20
Meski demikian, Agus belum dapat memastikan pasar mana saja yang akan menjadi lokasi penyelenggaraan nobar.
Penetapan lokasi masih menunggu persetujuan dari TVRI.
Informasi lebih lanjut mengenai pasar yang dipilih akan diumumkan setelah seluruh proses perizinan selesai.
Baca juga: Skuad Piala Dunia 2026: 1.248 Pemain, Man City Terbanyak, Rekor Ronaldo-Messi
Program nobar Piala Dunia 2026 ini diharapkan dapat menjadi sarana hiburan bagi masyarakat sekaligus menarik lebih banyak pengunjung ke pasar tradisional.
Dengan adanya kegiatan tersebut, aktivitas ekonomi di lingkungan pasar juga diharapkan ikut meningkat selama berlangsungnya ajang sepak bola terbesar di dunia itu.
“Nanti setelah ada persetujuan TVRI kami sampaikan,” ujar Agus.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang