REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG - Tenaga pendidik dan mahasiswa di Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Islam Bandung (Unisba) mengikuti pelatihan jurnalistik dan komunikasi digital, di Kampus Unisba, Rabu (3/6/2026).
Wakil Dekan Bidang Alumni dan Kerja Sama FEB Unisba, Rabiatul Adwiyah, mengatakan pelatihan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kapasitas civitas akademika dalam menghasilkan informasi yang akurat, kredibel, dan bernilai bagi publik. Selain itu, peserta diharapkan dapat mengkomunikasikan berbagai isu ekonomi dan bisnis secara lebih jelas, relevan, dan mudah dipahami oleh masyarakat.
"Kami harap, pengetahuan yang diperoleh dari Pelatihan ini bisa menjadi bekal dalam mendukung publikasi dan penyampaian informasi di lingkungan FEB Unisba menjadi lebih efektif," ujar Rabiatul.
Kepala Perwakilan Republika Jabar, Sandy Ferdiana dan Kepala Redaksi Republika Jabar, Arie Lukihardianti hadir sebagai narasumber dalam kegiatan ini. Dalam pelatihan tersebut, peserta dibekali berbagai materi mulai dari teknik dasar jurnalistik, prinsip jurnalistik, penulisan berita, strategi komunikasi digital, hingga praktik langsung untuk menulis berita yang menarik.
.rec-desc {padding: 7px !important;}Kedua narasumber juga membagikan pengalaman praktis mengenai proses produksi berita dan pentingnya melakukan verifikasi informasi sebelum dipublikasikan.
Antusiasme peserta terlihat sejak pelatihan dimulai. Suasana diskusi berlangsung dinamis dengan banyaknya pertanyaan yang diajukan selama sesi tanya jawab.
Beragam isu dibahas, mulai dari teknik menulis berita yang menarik dan sesuai kaidah jurnalistik, pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) dalam proses produksi berita, hingga tantangan yang dihadapi tenaga pendidik dalam mengelola konten dan mengembangkan media informasi FEB Unisba agar tetap relevan di era digital.
“Dalam peraturan dewan pers, isi salah satu aturannya mengatur soal AI. Media massa sudah diperbolehkan menggunakan AI, tapi tetap mencantumkan bahwa ini program AI” ujar Sandy.
Tips Membuat Tulisan yang Menarik
Kepala Redaksi Republika Jabar, Arie Lukihardianti memberikan materi mengenai teknik penulisan berita yang baik. Ia menjelaskan berbagai unsur penting dalam sebuah berita, mulai dari menentukan sudut pandang, menyusun struktur berita 5W + 1H, tips menulis berita ekonomi, hingga membuat judul yang mampu menarik perhatian pembaca.
Menurut Arie, berita ekonomi memiliki tantangan tersendiri karena seringkali memuat data-data angka dan istilah yang kompleks. Karena itu, penulis harus mampu membuat informasi ekonomi dalam bahasa yang lebih sederhana dan dilakukan pengecekan berulang agar tidak terjadi kesalahan dalam menulis dan dapat mudah dipahami oleh masyarakat.
Tidak hanya mendapatkan pematerian, para peserta juga diajak untuk mempraktikkan secara langsung penulisan berita berdasarkan materi dan informasi yang sudah disampaikan.
Melalui praktik tersebut, peserta dapat memahami proses penyusunan berita secara lebih mendalam sekaligus mengasah kemampuan menyampaikan pesan secara efektif kepada pembaca.




