Travel di Bandung Gunakan Mobil Listrik Dorong Ramah Lingkungan

republika.co.id
21 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Bhisa salah satu perusahaan transportasi travel di Kota Bandung kini mulai menggunakan mobil listrik sebagai kendaraan operasional. Kebijakan tersebut dinilai dapat membuat efisiensi bahan bakar dan lebih mendukung ramah lingkungan.

Deny Cahya Operasional Manager PT Bhinneka Sangkuriang Transport mengatakan perusahaan mulai beralih menggunakan mobil listrik sebagai kendaraan operasional. Ia menyebut pilihan tersebut berdasarkan mobil listrik akan membuat efisensi bahan bakar yang menguntungkan perusahaan dan mendorong terciptanya ramah lingkungan.

Baca Juga
  • Hamparan Eceng Gondok Tutupi Waduk Saguling di Cililin Bandung Barat
  • Bupati Bandung Barat Tinjau Jalan Rusak di Wilayah Selatan
  • Aksi Begal Sadis Aniaya Korban Terekam Kamera CCTV di Bandung
"Memang kami ingin pindah ke EV ya teman-teman, jadi posisinya kan kami sekarang ini mencoba untuk pindah ke EV untuk keramahan lingkungan," ucap ditemui di kantor pusat Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung, Rabu (3/6/2026).

Ia mengatakan kebijakan memakai mobil listrik turut mendukung pemerintah dalam mengurangi pemakaian bahan bakar minyak seperti biosolar. Di tengah harga yang terus naik, Deny mengatakan akan berpengaruh terhadap operasional perusahaan.

.rec-desc {padding: 7px !important;} "(Mobil listrik) di sini kan sudah ramah lingkungan dan juga di sini sangat efisiensi," kata dia.

Ia menyebut pihaknya akan menggunakan 50 unit mobil listrik terlebih dahulu untuk operasional. Namun, ke depan tidak menutup kemungkinan akan mengeluarkan produk premium.

"Kami mungkin akan berpindah semuanya ke mobil listrik ke depannya karena mungkin masa depannya buat kami ya di Bisha ini mungkin harusnya sih ke listrik ya," kata dia.

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Dulu Bunuh Ayah, Ibu, Istri Hingga Anak, Trump Kini Ingin Bertemu Mojtaba Khamenei
• 8 jam lalurepublika.co.id
thumb
Merokok di Kamar hingga Bikin Kebakaran, Lansia di Jember Tewas Terbakar
• 12 jam laludetik.com
thumb
Pembunuhan WN Korea Selatan Terungkap, Mantan Istri Diduga Jadi Otak Kejahatan
• 23 jam laludisway.id
thumb
Agustin Lumban Goal Berharap Kepala BGN Baru Nanik S Deyang Mampu Jalankan Instruksi Presiden Prabowo
• 21 jam lalujpnn.com
thumb
Hartadinata (HRTA) Bagi Dividen Rp40 per Saham, Yield 1,8 Persen
• 22 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.