REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Bhisa salah satu perusahaan transportasi travel di Kota Bandung kini mulai menggunakan mobil listrik sebagai kendaraan operasional. Kebijakan tersebut dinilai dapat membuat efisiensi bahan bakar dan lebih mendukung ramah lingkungan.
Deny Cahya Operasional Manager PT Bhinneka Sangkuriang Transport mengatakan perusahaan mulai beralih menggunakan mobil listrik sebagai kendaraan operasional. Ia menyebut pilihan tersebut berdasarkan mobil listrik akan membuat efisensi bahan bakar yang menguntungkan perusahaan dan mendorong terciptanya ramah lingkungan.
Baca Juga
Hamparan Eceng Gondok Tutupi Waduk Saguling di Cililin Bandung Barat
Bupati Bandung Barat Tinjau Jalan Rusak di Wilayah Selatan
Aksi Begal Sadis Aniaya Korban Terekam Kamera CCTV di Bandung
"Memang kami ingin pindah ke EV ya teman-teman, jadi posisinya kan kami sekarang ini mencoba untuk pindah ke EV untuk keramahan lingkungan," ucap ditemui di kantor pusat Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung, Rabu (3/6/2026). Ia mengatakan kebijakan memakai mobil listrik turut mendukung pemerintah dalam mengurangi pemakaian bahan bakar minyak seperti biosolar. Di tengah harga yang terus naik, Deny mengatakan akan berpengaruh terhadap operasional perusahaan. .rec-desc {padding: 7px !important;} "(Mobil listrik) di sini kan sudah ramah lingkungan dan juga di sini sangat efisiensi," kata dia. Ia menyebut pihaknya akan menggunakan 50 unit mobil listrik terlebih dahulu untuk operasional. Namun, ke depan tidak menutup kemungkinan akan mengeluarkan produk premium. "Kami mungkin akan berpindah semuanya ke mobil listrik ke depannya karena mungkin masa depannya buat kami ya di Bisha ini mungkin harusnya sih ke listrik ya," kata dia.