JAKARTA, KOMPAS.com - Masyarakat diperkirakan sudah bisa menjajal layanan MRT Jakarta hingga Stasiun Monas pada akhir 2027.
Sebelum dibuka untuk umum, PT MRT Jakarta menargetkan uji coba perjalanan MRT dari Bundaran HI menuju Monas dimulai pada Juni 2027, bertepatan dengan peringatan 500 tahun Kota Jakarta.
Direktur Utama MRT Jakarta Tuhiyat mengatakan berbagai persiapan tengah dilakukan untuk memastikan operasional MRT fase 2A dapat berjalan sesuai target.
"Rencana uji coba Juni tahun depan. Persis peringatan lima abad Jakarta. Dari uji coba itu, nanti bisa digunakan untuk publik kurang lebih di akhir tahun depan ya," ujar Tuhiyat di Wisma Nusantara, Jakarta Pusat, Rabu (3/6/2026).
Dengan beroperasinya jalur tersebut, perjalanan MRT Jakarta tidak lagi berhenti di Stasiun Bundaran HI seperti saat ini, tetapi berlanjut hingga kawasan Monas di Jakarta Pusat.
Baca juga: Warga Bisa Naik MRT Sampai Monas pada Akhir 2027
MRT Fase 2A Ditargetkan Rampung 2029Tuhiyat menjelaskan, operasional MRT hingga Monas merupakan bagian dari pembangunan MRT Jakarta fase 2A yang nantinya menghubungkan Bundaran HI hingga Kota.
Proyek ini ditargetkan rampung secara bertahap hingga mencapai kawasan Kota Tua pada akhir 2029.
Menurut dia, sejumlah pekerjaan masih harus diselesaikan sebelum uji coba dilakukan, termasuk penyelesaian Stasiun Thamrin dan Stasiun Monas.
Selain itu, MRT Jakarta juga tengah melakukan penyambungan rel, instalasi sistem kelistrikan, hingga penyelesaian sistem persinyalan atau signaling.
"Lalu interior dan lain sebagainya, termasuk di dalamnya adalah kita berupaya untuk menyelesaikan terkait dengan signaling," kata Tuhiyat.
Baca juga: MRT Tak Lagi Berhenti di Bundaran HI, Monas Ditargetkan Terhubung pada 2027
Belum Ada Penambahan Kereta BaruMeski rute perjalanan akan bertambah jauh, MRT Jakarta belum berencana menambah rangkaian kereta baru dalam waktu dekat.
Menurut Tuhiyat, armada tambahan masih dalam proses produksi sehingga perusahaan akan mengoptimalkan pengaturan jarak kedatangan kereta atau headway.
Saat ini, headway MRT Jakarta pada jam sibuk sekitar lima menit, sedangkan pada jam non-puncak sekitar 10 menit.
"Mungkin nanti bisa 4,8 menit ya, sedikit agak bergeser tapi masih oke lah. Kenapa demikian? Karena memang train set yang ada kan sedang dalam produksi saat ini," ujarnya.
Baca juga: Ada Proyek MRT di Jakpus, Cek Daftar Jalan yang Terdampak Rekayasa Lalin
Akan Ada Tujuh Stasiun BaruMRT Jakarta fase 2A akan menambah tujuh stasiun bawah tanah baru, yakni:
- Thamrin
- Monas
- Harmoni
- Sawah Besar
- Mangga Besar
- Glodok
- Kota
Dengan tambahan tersebut, total stasiun MRT Jakarta dari Lebak Bulus hingga Kota akan menjadi 20 stasiun.
Berikut daftar lengkapnya:
- Lebak Bulus
- Fatmawati Indomaret
- Cipete Raya
- Haji Nawi
- Blok A
- Blok M
- BCA ASEAN
- Senayan Mastercard
- Istora Mandiri
- Bendungan Hilir
- Setiabudi Astra
- Dukuh Atas BNI
- Bundaran HI Bank DKI
- Thamrin
- Monas
- Harmoni
- Sawah Besar
- Mangga Besar
- Glodok
- Kota
Kehadiran jalur baru ini diharapkan memperluas akses transportasi publik menuju pusat pemerintahan, kawasan bisnis, hingga destinasi wisata sejarah di Jakarta.
(Reporter: Dian Erika Nugraheny)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang




