Indonesia-Madagaskar Perkuat Kemitraan di Sektor Pangan dan Energi Terbarukan

metrotvnews.com
1 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Pemerintah Indonesia dan Madagaskar menjajaki penguatan kerja sama di sejumlah sektor strategis, mulai dari ketahanan pangan, energi bersih, hingga ekonomi biru.

Hal tersebut disampaikan Menteri Luar Negeri RI Sugiono dan Menteri Luar Negeri Madagaskar Alice N'Diaye dalam joint press statement usai pertemuan bilateral kedua negara di Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Rabu, 3 Juni 2026.

Menlu Sugiono mengatakan kedua negara membahas berbagai peluang kerja sama yang dapat mendukung kebutuhan pembangunan masing-masing sekaligus memperkuat kemitraan antarnegara berkembang.

“Kami membahas berbagai kemungkinan untuk saling mendukung kebutuhan industri dan domestik, kerja sama pembangunan, serta peluang memperdalam kolaborasi di sektor-sektor yang memiliki potensi besar, termasuk energi, keuangan, dan ekonomi kreatif,” ujar Menlu Sugiono.

Selain itu, kedua negara juga membahas isu ketahanan pangan yang menjadi perhatian bersama di tengah tantangan perubahan iklim dan gangguan rantai pasok global. Energi Bersih hingga Blue Economy Menurut Menlu Sugiono, Indonesia dan Madagaskar bertukar pandangan mengenai langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk menjaga keberlanjutan produksi pangan dan memperkuat ketahanan pangan nasional masing-masing.

“Kami juga membahas ketahanan pangan dan langkah-langkah ke depan yang dapat dilakukan untuk memastikan produksi pangan tetap terjaga,” katanya.

Tak hanya itu, Indonesia dan Madagaskar turut menjajaki kerja sama konkret dalam pengembangan energi bersih dan berbagai inisiatif blue economy yang dinilai memiliki potensi besar bagi kedua negara yang sama-sama memiliki wilayah maritim yang luas.

Di bidang pendidikan, Menlu Sugiono mengatakan kedua negara sepakat memperkuat hubungan antarmasyarakat melalui program pelatihan, peningkatan kapasitas, dan kerja sama pendidikan.

Indonesia juga menegaskan komitmennya untuk terus mendukung Madagaskar melalui berbagai program pembangunan kapasitas dan membuka peluang yang lebih besar bagi mahasiswa Madagaskar untuk berpartisipasi dalam program-program tersebut.

“Upaya-upaya ini mencerminkan komitmen Indonesia sebagai mitra terpercaya bagi sesama negara berkembang serta dalam memajukan kerja sama Selatan-Selatan yang saling menguntungkan,” ujar Menlu Sugiono. Perkembangan Global dan Regional Selain kerja sama bilateral, kedua menteri juga bertukar pandangan mengenai perkembangan regional dan global, termasuk peran kedua negara dalam berbagai forum multilateral.

Sebagai sesama anggota Indian Ocean Rim Association (IORA), Indonesia dan Madagaskar berkomitmen memperkuat kerja sama dalam isu-isu yang menjadi kepentingan bersama, termasuk pengelolaan risiko bencana dan peningkatan ketahanan terhadap perubahan iklim.

Menlu Sugiono mengatakan kedua pihak turut membahas dampak pemanasan global terhadap kehidupan masyarakat dan produksi pangan serta berbagai upaya mitigasi yang dapat dilakukan.

Ia juga menegaskan komitmen Indonesia untuk memperdalam keterlibatan dengan Afrika melalui kemitraan yang lebih erat dengan berbagai organisasi kawasan di benua tersebut.

Sementara itu, Menlu N'Diaye mengatakan kedua negara telah mengidentifikasi sejumlah sektor yang memiliki potensi kerja sama besar untuk dikembangkan lebih lanjut.

Menurut dia, sektor-sektor tersebut meliputi pertanian, agroindustri, perikanan, blue economy, pertambangan dan sumber daya alam, pariwisata, energi terbarukan, kawasan ekonomi khusus, hingga industri ringan.

“Kami ingin mendorong investasi, transfer teknologi, dan peningkatan nilai tambah lokal di sektor-sektor yang menjanjikan tersebut guna mendukung pembangunan berkelanjutan dan penciptaan lapangan kerja di kedua negara,” ujar Menlu N'Diaye.

Baca juga:  Perkuat Hubungan Bilateral, RI-Madagaskar Sepakati Bebas Visa Paspor Diplomatik


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Granat Ditemukan Saat Memburu DPO, Penyidik: Kami Dalami Asal Usulnya
• 17 jam lalutvonenews.com
thumb
Rapat di DPR, Akademisi Usul Daftar Lembaga Penugasan Polri Diatur
• 22 jam lalukumparan.com
thumb
Biaya Kesehatan RI Capai Rp 640 T Per Tahun, Baru 5% Tercover Asuransi
• 2 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Diperiksa KPK, Kuasa Hukum Gus Yaqut: Tak Ada Pertanyaan Soal Aliran Dana Kuota Haji
• 20 jam laluokezone.com
thumb
Tantangan Kurs-Pembiayaan, BTN Bidik Perluasan Dana Murah
• 13 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.