IHSG Ambruk 4% Lebih, Purbaya Salahkan Banyak Rumor Negatif

cnbcindonesia.com
13 jam lalu
Cover Berita
Foto: Ilustrasi Bursa. (CNBC Indonesia)

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menanggapi pasar saham Indonesia yang terus mengalami penurunan tajam. Menurutnya, jatuhnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) karena banyak isu-isu negatif di masyarakat.

"Karena banyak isu-isu negatif," ujarnya saat ditemui di gedung DPR RI Jakarta, Rabu (3/6/2026).

Menurutnya, rumor negatif dalam negeri membuat sejumlah lembaga rating mempertanyakan kondisi perekonomian Indonesia.


"Jadi saya pikir banyak rumor di dalam negeri yang pasti ketika S&P datang ke sini, ada rumor S&P akan mendowngrade. Padahal saya baru mau ketemu nanti malam," ungkapnya.

Padahal, kata Purbaya, jika berdasarkan kondisi fiskal Tanah Air tidak ada kendala apapun. "Kalau ngelihat kondisi fiskal kita, saya sih gak ada masalah," imbuhnya.

Dirinya meminta agar para investor tak perlu cemas pada situasi pasar modal saat ini. Sebab, menurutnya, fundamental perekonomian Indonesia masih bagus.

Menurutnya, hal yang menyebabkan IHSG longsor adalah aksi jual akibat dari respons investor. Namun, kondisi ini diperkirakan hanya dalam jangka pendek.

"Jangan takut, fundamental ekonomi bagus Jadi ini mungkin ada short, takutan orang yang ngapain deh. Fundamental ekonominya bagus, nggak ada masalah," tuturnya.

Purbaya mengatakan, ketahanan ekonomi Indonesia juga dapat tercermin dari pendapatan pajak dan perputaran ekonomi Indonesia. Daya beli dianggap masih bagus dengan konsumsi masyarakat yang masih ada.

"Saya pikir kalau liburan ke daerah, Jakarta kan kosong. Ternyata Jakarta juga rame. Saya nggak kemana-mana, saya jalan-jalan ke Jakarta, rame juga Jadi emang masih kuat Daya beli masyarakat masih cukup kuat Itu akan mendorong pertemuan ekonomi kita Jadi nggak usah takut kita akan jeblok atau apa," ungkapnya.

Baca: 5 Jam "Berdarah" di Bursa! IHSG Hancur hingga Cetak Rekor Terburuk

Purbaya menambahkan, IHSG dapat kembali berbalik menguat karena memiliki fondasi ekonomi yang cukup baik.

"Saya yakin akan naik lagi karena fondasi ekonomi bagus," tutupnya.

Sebagai informasi, IHSG hancur lebur pada hari ini, Rabu (3/6/2026). Dalam 5,5 jam perdagangan hari ini, IHSG mengalami guncangan hebat hingga membukukan sejumlah catatan buruk.

Data pergerakan pasar menunjukkan bahwa indeks acuan bursa domestik ini sebelumnya sempat bertengger di titik tertinggi historisnya pada level 9.134,70 yang dicatatkan pada 20 Januari 2026.

Namun pada hari ini, IHSG terpantau ditutup turun sebesar 4,11% ke level 5.941,07 dari penutupan hari sebelumnya, bahkan di tengah sesi perdagangan kedua IHSG sempat menyentuh level 5.842,00 terendah sejak 31 Mei 2021 pada era Covid-19 ketika virus Covid Delta marak di Indonesia.

Penurunan dari titik puncak pada tanggal 20 Januari 2026 hingga posisi terendah saat ini merefleksikan tingkat koreksi ekstrim yang mencapai 34,96% hanya dalam rentang waktu perdagangan kurang dari enam bulan.

Baca: Penyebab IHSG Anjlok 4% Lebih Hari Ini


(dce) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:
Video: Rupiah Dekati Level Rp 18.000 per USD & IHSG Terus Melemah

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Rupiah Tembus Rp17.926 per Dolar AS, Pengamat Ungkap Pemicunya
• 20 jam lalukompas.tv
thumb
Profil Silmy Karim, Wamen Imipas yang Serahkan Diri ke KPK, Jejak Karier hingga Pendidikan Mentereng
• 1 jam lalutvonenews.com
thumb
Silmy Karim Serahkan Diri Ke KPK Usai Dicari Penyidik
• 3 jam laludetik.com
thumb
Pastikan sumber air tanah aman, BPBD Jember siap antisipasi krisis air
• 7 jam laluantaranews.com
thumb
Letkol Teddy Lulus Seskoad 2026, Raih Predikat Penulis Taskap Terbaik
• 15 jam laluliputan6.com
Berhasil disimpan.