Perkuat Keamanan Pangan, Unhas dan BPOM Bekali Mahasiswa KKN Jadi Agen Perubahan

harianfajar
7 jam lalu
Cover Berita

HARIAN.FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Sebanyak 70 mahasiswa Universitas Hasanuddin (Unhas) mengikuti pembekalan khusus bertema keamanan pangan sebagai persiapan sebelum diterjunkan ke lokasi Kuliah Kerja Nyata (KKN) Gelombang 116. Kegiatan ini bertujuan untuk melatih mahasiswa menjadi kader keamanan pangan yang mampu mengedukasi dan mendampingi masyarakat serta pelaku usaha pangan lokal agar menerapkan standar keamanan pangan secara mandiri.

Subdirektorat Pendidikan Berbasis Pengabdian kepada Masyarakat Unhas bekerja sama dengan Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menggelar pembekalan di Gedung Ipteks Unhas pada Rabu, 3 Juni 2024. Kegiatan ini melibatkan sejumlah tokoh penting, antara lain Direktur Pemberdayaan Masyarakat dan Pelaku Usaha Pangan Olahan BPOM, Agus Yudi Prayudana, Kepala Balai Besar POM Makassar, Yosef Dwi Irwan Prakasa Setiawan, serta Direktur Transformasi Pendidikan dan Inovasi Pembelajaran Unhas, Sahriyanti Saad.

Sahriyanti menegaskan bahwa KKN Tematik ini merupakan wujud komitmen Unhas dalam pengabdian kepada masyarakat yang sejalan dengan visi “Kampus Berdampak” dan target Sustainable Development Goals (SDGs) khususnya poin 2 dan 3 tentang ketahanan pangan dan kesehatan.

“Konsep KKN ini diterapkan agar seluruh program yang dijalankan mahasiswa menjadi lebih terarah, fokus, dan mampu memberikan dampak signifikan yang langsung dirasakan oleh masyarakat,” jelas Sahriyanti.

Direktur PMPUPO BPOM, Agus Yudi Prayudana, mengatakan bahwa mahasiswa tidak hanya berperan sebagai edukator, tetapi juga sebagai fasilitator dan pendamping pelaku usaha pangan lokal selama masa pengabdian.

“Kalian akan dilatih menjadi kader keamanan pangan. Tugas utamanya adalah memastikan masyarakat paham dan mampu menerapkan konsep-konsep serta kaidah keamanan pangan secara mandiri,” katanya saat memberikan arahan.

Dalam sesi pembekalan teknis, Yosef Dwi Irwan dari Balai Besar POM Makassar memaparkan urgensi keamanan pangan dan mekanisme pelaksanaan program di lapangan. Ia menekankan pentingnya mahasiswa menjadi agen perubahan yang aktif dalam menyebarkan informasi keamanan pangan.

“Harapan besar kami, mahasiswa dapat berkontribusi aktif memberikan pendampingan yang konsisten kepada masyarakat dan pelaku usaha pangan lokal, sehingga rantai pangan kita makin aman,” pungkas Yosef. (*/)

Athaya Najibah Alatas, Mahasiswa Unhas


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kantor BGN Masih Digeledah Penyidik Jampidsus, Akses Gedung Ditutup Ketat
• 16 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Rifaldy Fajar Terduga Riset Palsu Terancam Dilaporkan UMB ke Polda Susel, Imbas Pencatutan Nama Sepihak
• 18 jam laludisway.id
thumb
Menteri Imipas Hormati OTT KPK yang Jerat Pejabat Imigrasi Jakbar
• 17 jam laludetik.com
thumb
Operasi Patuh 2026 Digelar 8-21 Juni, Kakorlantas Targetkan Angka Kecelakaan Menurun
• 12 jam laluviva.co.id
thumb
Terkuak Dalang Pembunuhan WN Korsel di Bekasi
• 20 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.