Update Cuaca 4 Juni 2026: Hujan Masih Mengguyur Banyak Kota, Cek Wilayahmu

metrotvnews.com
13 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan potensi hujan masih terjadi di sejumlah kota-kota besar Indonesia, hari ini, Kamis, 4 Juni 2026. Masyarakat diminta untuk waspada terhadap dampak cuaca tersebut. 

Melansir akun resmi BMKG, Prakirawan BMKG Nur M. Rizky mengungkap prakiraan cuaca di kota-kota besar Indonesia, di wilayah barat dan timur. Berikut rincian ramalan cuaca hari ini, 4 Juni 2026:  Cuaca Wilayah Barat Indonesia

  • Hujan disertai petir: Pangkal Pinang, Banjarmasin, dan Tanjung Selor.

  • Hujan sedang: Medan.

  • ?Hujan ringan diprakirakan mengguyur Tanjung Pinang, Jambi, Bengkulu, Serang, Bandung, dan Palangkaraya.

  • Berawan hingga berawan tebal: Banda Aceh, Pekanbaru, Padang, Palembang, Jakarta, Semarang, Yogyakarta, dan Pontianak.

  • Udara kabur: Bandar Lampung, Surabaya, dan Samarinda. 

Cuaca Wilayah Timur Indonesia
  • Hujan disertai petir: Mamuju

  • Hujan sedang: Ternate.

  • Hujan ringan: Denpasar, Mataram, Kendari, Palu, Gorontalo, Manado, Sorong, Manokwari, Nabire, Jayapura, dan Jayawijaya.

  • Cerah berawan hingga berawan: Kupang, Makassar, Ambon, dan Merauke.

Baca Juga :

BMKG Petakan Potensi Awan Cumulonimbus pada 4–7 Juni 2026
Hujan Sangat Lebat Intai Maluku dan Maluku Utara Sementara itu, Rizky mengimbau masyarakat di wilayah Maluku dan Maluku Utara untuk siaga potensi hujan lebat hingga sangat lebat, hari ini, Kamis, 4 Juni 2026. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh terbentuknya sirkulasi siklonik di perairan utara Papua Barat dan Samudra Pasifik utara Papua.

"Fenomena ini memicu terbentuknya daerah konvergensi dan konfluensi yang memanjang di sejumlah wilayah Indonesia timur," jelas dia.

Daerah konvergensi terpantau membentang dari Teluk Cenderawasih hingga Papua Barat, pesisir barat Papua Barat Daya, Samudra Pasifik utara Papua Barat Daya, perairan utara Papua Nugini, hingga Samudra Pasifik utara Papua.

Sirkulasi siklonik di perairan utara Papua, Kamis, 4 Juni 2026. (tangkapan layar BMKG) 

Selain itu, daerah konvergensi juga diperkirakan terbentuk di pesisir utara Aceh, pesisir timur Riau, Samudra Hindia selatan Jawa bagian barat, Samudra Hindia barat Lampung, perairan barat Kalimantan Barat, Selat Makassar bagian selatan, Kalimantan Timur hingga Kalimantan Utara, Laut Banda, serta wilayah Papua Pegunungan hingga Papua Tengah.

Menurut BMKG, kombinasi dinamika atmosfer tersebut berpotensi meningkatkan pertumbuhan awan hujan di sekitar pusat sirkulasi siklonik dan sepanjang daerah konvergensi maupun konfluensi.

BMKG mengimbau masyarakat untuk terus memantau perkembangan informasi cuaca terkini untuk mengantisipasi potensi cuaca ekstrem yang dapat memengaruhi aktivitas sehari-hari maupun perjalanan. Informasi cuaca terbaru dapat diakses melalui situs resmi BMKG dan kanal media sosial resmi BMKG.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Rabu Malam Wamen Imipas Silmy Karim Datangi Gedung KPK, Terlibat Kasus Imigrasi Jakbar?
• 16 jam lalukompas.tv
thumb
Prabowo Bakal Terima Surat Kepercayaan dari 17 Dubes Negara Sahabat Pekan Ini
• 12 jam lalurctiplus.com
thumb
Harga Emas Antam (ANTM) Turun Rp15.000 per Gram, Cek Rinciannya
• 12 jam laluidxchannel.com
thumb
RUPST Kimia Farma setujui angkat komisaris baru
• 19 jam laluantaranews.com
thumb
Sejumlah Museum Kini Tegaskan Aturan Kawasan Tanpa Rokok
• 13 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.