Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Pakai Rompi Orange

bisnis.com
8 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA - Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Wamen Imipas), Silmy Karim resmi menjadi tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Dia tampak mengenakan rompi oranye KPK setelah diperiksa sekitar 9 jam sejak kemunculannya di Gedung Merah Putih KPK, pada Rabu (3/6/2026) malam dan keluar dari ruang pemeriksaan pada Kamis (4/6/2026) pukul 08.36 WIB

Silmy keluar dengen mengenakan rompi oranye, memegang sebuah dokumen dengan tangan diborgol. Dia langsung menunju mobil tahanan. 

Selain Silmy, mantan Pelaksana Tugas Dirjen Imigrasi Saffar Muhammad Godam, Kepala Kantor Wilayah Ditjen Imigrasi Jawa Barat Jaya Saputra, Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non-TPI Jakarta Barat Ronald Arman Abdullah, serta empat orang lainnya juga memakai rompi oranye KPK.

Sebelumnya, pada Selasa (2/6/2026) KPK melaksanakan operasi tangkap tangan (OTT) di lingkungan Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non-TPI Jakarta Barat.

Diketahui, OTT tersebut terkait dugaan penyimpangan pengurusan izin tinggal warga negara asing, yakni Kartu Izin Tinggal Tetap (KITAP) dan Kartu Izin Tinggal Terbatas (KITAS). 

Baca Juga

  • Wamen Imipas Silmy Karim: Riza Chalid Masih Berada di Malaysia
  • Profil Silmy Karim, Wamen Imipas yang Serahkan Diri ke KPK Pasca OTT Pejabat Imigrasi
  • Silmy Karim Ungkap Transformasi Ditjen Imigrasi Selama 18 Bulan

Dalam rentang 2-3 Juni 2026, KPK menangkap 17 orang yang terdiri dari 8 orang penyelenggara negara atau aparatur sipil negara dan 9 pihak swasta yang berperan sebagai perantara dalam pengurusan dokumen-dokumen keimigrasian.

Adapun Simly Karim sempat dicari keberadaannya oleh KPK, hingga akhirnya dia menyerahkan diri ke Gedung Merah Putih KPK pada Rabu malam. Dia diperiksa dalam kapasitasnya Dirjen Imigrasi periode 2023-2024.

KPK telah menyita sejumlah kendaraan roda tiga dan roda empat dari para pihak yang telah diamankan, yakni 7 mobil, 15 motor, dan 11 sepeda.

"Selain itu juga tim mengamankan logam mulia dalam bentuk emas ada sekitar ratusan gram," ucap Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, Rabu (3/6/2026) malam.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Perkuat Layanan Kesehatan, Ekosistem Industri Asuransi Perlu Reformasi
• 14 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Korea Utara Punya Pabrik Baru Uranium Senjata Nuklir
• 1 jam laludetik.com
thumb
Andre Rosiade: IKM Laporkan Abu Janda di Seluruh Polda-Polres, Sebagai Bentuk Ketaatan Hukum
• 1 jam laludetik.com
thumb
Daya Saing Industri Baterai & EV RI Terancam Tertinggal dari Thailand-Vietnam, CSIS Beberkan Pemicunya
• 13 jam lalubisnis.com
thumb
Detik-detik Dua Anggota Brimob Dikeroyok hingga Dibacok Debt Collector di Serang
• 19 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.