JAKARTA - Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas), Silmy Karim resmi mengenakan rompi oranye tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) usai menjalani pemeriksaan intensif di Gedung Merah Putih KPK, Kamis (4/6/2026).
Silmy tampak keluar dengan mengenakan rompi oranye khas tahanan KPK dan tangan diborgol setelah sebelumnya menyerahkan diri kepada penyidik lembaga antirasuah tersebut.
Sebelumnya, Silmy mendatangi Gedung Merah Putih KPK pada Rabu (3/6/2026) malam. Kedatangannya berkaitan dengan operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan KPK di lingkungan Kantor Imigrasi Jakarta Barat.
Berikut profile Silmy Karim:
Pria kelahiran 19 November 1974 itu saat ini menjabat sebagai Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan sejak 21 Oktober 2024.
Sebelum menduduki posisi tersebut, Silmy menjabat sebagai Direktur Jenderal Imigrasi periode Januari 2023 hingga Oktober 2024. Selama memimpin Ditjen Imigrasi, ia dikenal mendorong transformasi layanan keimigrasian melalui digitalisasi visa dan izin tinggal, penyederhanaan regulasi, serta penerapan autogate di sejumlah bandara untuk mempercepat proses pemeriksaan keimigrasian.
Di sektor BUMN, Silmy dikenal sebagai sosok yang kerap dipercaya membenahi perusahaan pelat merah. Ia pernah menjabat Direktur Utama PT Pindad (Persero), PT Barata Indonesia (Persero), hingga PT Krakatau Steel (Persero) Tbk. Karena rekam jejak tersebut, ia mendapat julukan sebagai "spesialis BUMN sakit".




