REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Langkah berani dan respons cepat yang ditunjukkan oleh Presiden RI Prabowo Subianto dalam melakukan penegakan hukum dan bersih-bersih di lingkungan Badan Gizi Nasional (BGN) menuai dukungan luas dari berbagai lapisan masyarakat dan pengamat politik nasional.
Selain itu, banyak pihak dengan tegas memberikan dukungan moral dan politik yang penuh terhadap arah kebijakan Kepala Negara.
Baca Juga
Lebih dari 150 Ribu Warga Hengkang dari Israel dan tak Kembali, 6 Fakta Ini Ungkap Kebenarannya
Ilusi Kemenangan Benteng Beaufort dan Jebakan Hizbullah, Tentara Israel Bertumbangan 48 Jam Terakhir
Trump Bekukan Serangan ke Lebanon, Netanyahu Membangkang, Iran Beri Peringatan Keras
Para Aktivis 98 Resolution Network menilai ketegasan ini adalah bukti konkret bahwa komitmen zero-tolerance terhadap korupsi dan penyelewengan kekuasaan bukan hanya janji kampanye, melainkan juga prinsip kerja nyata yang melandasi jalannya roda pemerintahan.
"Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Presiden Prabowo Subianto atas komitmen zero-tolerance terhadap segala bentuk penyelewengan kekuasaan, khususnya terkait tindakan tegas hukum di lingkungan Badan Gizi Nasional," ujar Agus Teddy, Juru Bicara 98 Resolution Network, dalam pernyataan bersama yang dirilis Rabu (3/6/2026) di Jakarta.
.rec-desc {padding: 7px !important;}
Menurutnya, program perbaikan gizi dan ketahanan pangan adalah pilar utama menuju Indonesia Emas 2045 yang menyangkut masa depan anak-anak bangsa.
Langkah berani Presiden membuktikan bahwa beliau tidak akan membiarkan agenda strategis rakyat dicederai oleh kepentingan pribadi atau kelompok.
"Ini adalah bukti nyata dari kepemimpinan yang bersih, berani, dan berpihak sepenuhnya pada kepentingan rakyat," ucap Agus Teddy.
98 Resolution Network juga menyatakan bahwa ketegasan Presiden Prabowo dalam menindak penyelewengan kekuasaan ini memiliki benang merah sejarah yang sangat kuat dengan cita-cita Reformasi 1998.