Surat Misterius Sony Sonjaya Usai Jadi Tersangka MBG Bikin Heboh, Ada Pesan untuk Kepala BGN Nanik S Deyang

harianfajar
9 jam lalu
Cover Berita

HARIAN.FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Penetapan tersangka kasus MBG belum genap sehari. Namun, sebuah unggahan mendadak membuat perhatian publik beralih. Sony Sonjaya tiba-tiba mengunggah surat tulisan tangan misterius yang memicu tanda tanya. Isi pesannya ditujukan langsung kepada Kepala BGN yang baru dilantik.

Kasus dugaan korupsi program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menjadi sorotan setelah mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sony Sonjaya, mengunggah sebuah surat tulisan tangan melalui akun Instagram pribadinya.

Unggahan tersebut muncul hanya beberapa jam setelah Kejaksaan Agung menetapkan dirinya sebagai tersangka dalam perkara yang tengah menyita perhatian publik itu. Tak butuh waktu lama, isi surat tersebut langsung menyebar luas dan memunculkan beragam spekulasi di media sosial.

Yang menarik, surat itu ditujukan kepada Nanik S Deyang, pejabat yang baru dipercaya Presiden Prabowo Subianto untuk memimpin Badan Gizi Nasional menggantikan jajaran lama yang kini terseret kasus hukum.

Surat yang Mengundang Banyak Tafsir

Surat tersebut diunggah melalui akun Instagram @sonysonjayabd pada Rabu (3/6) sekitar pukul 22.30 WIB. Waktu unggahannya menjadi perhatian karena berdekatan dengan pengumuman resmi status tersangkanya.

Dalam surat yang ditulis tangan dan dibubuhi tanda tangan pribadi, Sony menyampaikan ucapan selamat kepada Nanik S Deyang. Namun satu kalimat dalam surat itu justru memancing beragam interpretasi.

Kepada Yth: Ibu Nanik S Deyang, selamat atas jabatan baru sebagai Kepala BGN. Terima kasih atas hadiah indah yang telah diberikan kepada saya,” tulis Sony dalam surat tersebut.

Kalimat itu segera menjadi bahan perbincangan publik. Sebagian warganet menilai pesan tersebut sekadar ucapan selamat, sementara lainnya menduga ada makna tersirat di balik ungkapan tersebut.

Tak hanya mengunggah foto surat, Sony juga menuliskan keterangan panjang yang berisi doa dan harapan untuk Nanik dalam menjalankan tugas barunya.

“Sebuah kebahagiaan melihat sahabat dan rekan yang baik mendapatkan amanah yang lebih besar untuk mengabdi kepada bangsa. Selamat atas jabatan baru sebagai Kepala Badan Gizi Nasional. Semoga senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, dan kemudahan dalam menjalankan tugas. Teruslah menjadi pribadi yang membawa manfaat bagi banyak orang. Doa terbaik selalu menyertai setiap langkah pengabdian untuk Indonesia,” tulisnya.

Unggahan tersebut langsung ramai diperbincangkan. Hingga Kamis (4/6) pagi, postingan itu telah memperoleh lebih dari 5.000 tanda suka dan ratusan komentar.

Sejumlah netizen mempertanyakan maksud sebenarnya dari surat tersebut.

“Ini beneran ucapan atau satir ya kira-kira wkwk,” tulis akun @iffatxxxx.

“Ini terlalu satir, terlampau getir untuk di terima,” komentar akun @nopiisman_.

Pimpinan BGN Berganti di Tengah Kasus Korupsi

Viralnya surat Sony terjadi bersamaan dengan perubahan besar di tubuh Badan Gizi Nasional. Setelah tiga petinggi lembaga itu ditetapkan sebagai tersangka, pemerintah bergerak cepat mengisi kekosongan jabatan strategis.

Nanik S Deyang kemudian ditunjuk sebagai Kepala BGN yang baru. Sementara posisi wakil kepala diisi oleh Agustina Arumsari dan Mayjen TNI Trenggono.

Langkah tersebut diambil untuk memastikan program Makan Bergizi Gratis tetap berjalan di tengah proses hukum yang sedang berlangsung.

Tiga Mantan Petinggi BGN Tersangka

Sebelumnya, Kejaksaan Agung resmi menetapkan tiga mantan petinggi BGN sebagai tersangka. Mereka adalah Dadan Hindayana, Letjen Lodewijk Pusung, dan Irjen (Purn) Sony Sonjaya.

Ketiganya diduga menyalahgunakan kewenangan dalam pengelolaan program Makan Bergizi Gratis demi memperoleh keuntungan pribadi.

Direktur Penyidikan Jampidsus Kejaksaan Agung, Syarief Sulaeman Nahdi, mengungkapkan bahwa dugaan penyimpangan tersebut telah berlangsung sejak awal program dijalankan.

Dugaan Yayasan Terafiliasi

Penyidik menemukan indikasi adanya yayasan yang diduga memiliki keterkaitan dengan para tersangka. Yayasan tersebut disebut berperan dalam pengelolaan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Padahal, pengelolaan dapur program MBG semestinya dilakukan secara transparan dan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Seharusnya program MBG dikelola yayasan pada setiap sekolah, tapi yayasan yang seharusnya dikelola setiap sekolah ternyata yayasan tersebut digunakan untuk sarana kejahatan,” ujar Syarief dalam konferensi pers, Rabu (3/6).

Menurut penyidik, yayasan-yayasan tersebut tetap memperoleh status mitra meskipun diduga tidak memenuhi persyaratan.

“Di mana yayasan-yayasan tersebut terafiliasi dengan pejabat atau BGN yang tidak memenuhi syarat untuk mitra SPPG namun tetap ditunjuk dengan peraturan porta BGN dengan adanya atensi dari tersangka,” lanjutnya.

Diduga Raup Dana Miliaran Rupiah

Kejaksaan Agung menduga yayasan yang memiliki keterkaitan dengan para tersangka menerima keuntungan finansial yang sangat besar dari skema tersebut.

“Dan yayasan tersebut dapat insentif miliaran rupiah setiap hari dan terafiliasi dengan DH SS dan LP,” kata Syarief.

Temuan ini menjadi perhatian serius mengingat besarnya anggaran program Makan Bergizi Gratis. Pada 2025, pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp85,27 triliun. Nilainya kemudian meningkat drastis menjadi Rp268 triliun pada 2026.

Pengadaan Barang Jadi Sorotan Penyidik

Selain dugaan penyimpangan dalam pengelolaan dapur SPPG, penyidik juga menelusuri indikasi mark-up dan pengadaan barang yang dianggap tidak sesuai kebutuhan program. Beberapa item yang masuk dalam penyelidikan antara lain pengadaan motor listrik, sepatu, televisi, hingga sekitar 31 ribu unit tablet.

Kejaksaan Agung masih menghitung total kerugian negara yang ditimbulkan dalam perkara tersebut. Namun dugaan rekayasa dalam proses pengelolaan dan verifikasi dapur MBG disebut telah menyebabkan kerugian negara bernilai miliaran rupiah.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Sparta Pena FC Tundukkan PKDI Madiun 5-3, Bidik Gelar Juara Kapolres Cup HUT Bhayangkara ke-80
• 1 jam lalurealita.co
thumb
Kebiasaan yang Bikin Celana Jeans Cepat Melar
• 1 jam lalubeautynesia.id
thumb
Alasan Preman di Medan Tendang Ibu Hamil di Jalan: Kesal Bikin Macet
• 5 jam lalukumparan.com
thumb
Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini: Berpotensi Hujan Ringan, Jakbar hingga Jaktim Waspada
• 13 jam laluokezone.com
thumb
Eks Bos Modal Ventura BRI Sebut Investasi ke TaniHub Sudah Lewati Uji Kelayakan
• 22 jam lalukatadata.co.id
Berhasil disimpan.