Marketing Director Wuling Motors, Ricky Christian, menyebutkan pengiriman Eksion kepada konsumen terus berjalan hingga saat ini.
“Bulan lalu kita juga sudah serah terima unit ini kepada mungkin ratusan pengguna. Hampir seribu mungkin hari ini sudah diserahterima kepada konsumen,” ujar Ricky pada Rabu (3/5/2026) di Cilandak Jakarta Selatan.
Ricky klaim proses pengiriman ini terbilang lancar dan cepat. Salah satu alasannya adalah kesiapan fasilitas pabrik Wuling di Cikarang, Jawa Barat.
Dengan status produksi lokal (CKD), merek asal Cahina itu memiliki kontrol penuh terhadap kapasitas produksi demi memenuhi permintaan pasar domestik secara cepat. Baca Juga:
Isi Daya Di SPKLU, Jangan Dibiasakan Sampai 100 Persen
Ricky menegaskan kemampuan memproduksi kendaraan secara domestik menjadi senjata utama dalam memberikan pelayanan terbaik dan kepastian bagi para konsumen yang sudah mendambakan unitnya.
“Jadi itu keuntungan dari kami yang bisa memproduksi kendaraan secara langsung,” tutup Ricky. Dibekali Pilihan Teknologi Elektrifikasi Eksion menjadi model kedua Wuling di Indonesia yang menggunakan teknologi terbaru. SUV ini mengaplikasikan Wonder Flexible Modular System (WFMS) sebagai platform kendaraan elektrifikasi terbaru untuk EV dan PHEV.
Varian Plug-in Hybrid juga dibekali LING Power Hybrid System yang diklaim mampu menghadirkan efisiensi energi dan performa berkendara yang halus. Selain itu tersedia pula teknologi LING OS untuk konektivitas pintar serta MAGIC Battery Pro yang difokuskan pada keamanan baterai. Baca Juga:
Konsumsi BBM Toyota Kijang Super, Masih Layak Buat Wara-Wiri
Secara desain, Eksion mengusung konsep Muscular Flowline Design yang menampilkan karakter SUV modern dan tegas. Mobil ini mengedepankan tiga aspek utama yakni Superior Comfort, Ultra-High Efficiency, dan Versatile Safety. Kabinnya dilengkapi panoramic sunroof serta kapasitas bagasi hingga 1.788 liter.
Untuk varian EV, Eksion diklaim mampu menempuh jarak hingga 530 km berdasarkan pengujian CLTC. Sementara varian Plug-in Hybrid dapat menjangkau lebih dari 1.000 km.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(UDA)





