PSN di Papua Selaras dengan Kelestarian Lingkungan, Tokoh Adat Papua Ajak Waspadai Provokasi

viva.co.id
4 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Proyek Strategis Nasional (PSN) di Papua semakin mengedepankan keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi, kesejahteraan masyarakat, dan kelestarian lingkungan. Berbagai program yang dijalankan tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga memperhatikan keberlanjutan sumber daya alam serta keterlibatan masyarakat adat.

Tokoh perempuan adat Papua Selatan, Yasinta Moiwend atau Mama Sinta, menilai pendekatan tersebut penting untuk memastikan pembangunan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat tanpa mengabaikan kelestarian lingkungan yang menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Papua.

Baca Juga :
Dedi Mulyadi 'Cosplay' Jadi Kiper, Janjikan Hadiah Rp200 Ribu Jika Anak-anak Papua Bisa Bobol Gawangnya
Film Pesta Babi Berujung Laporan Polisi, Tim Produksi Pertanyakan Perubahan Sikap Mama Sinta

Nama Mama Sinta kembali menjadi perhatian publik setelah polemik terkait penggunaan wajah dan keterangannya dalam film dokumenter Pesta Babi tanpa persetujuannya. 

Namun di balik polemik tersebut, ia tetap dikenal sebagai sosok yang aktif menyuarakan pentingnya perlindungan lingkungan dan peran masyarakat adat dalam pembangunan.

Menurut Mama Sinta, pembangunan dan pelestarian lingkungan tidak harus dipertentangkan. Keduanya dapat berjalan beriringan apabila masyarakat dilibatkan dalam setiap proses pembangunan yang berlangsung di daerahnya.

“Pembangunan yang baik adalah pembangunan yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus menjaga kelestarian lingkungan. Karena itu, masyarakat perlu melihat setiap informasi secara objektif dan tidak mudah terpengaruh oleh narasi provokatif,” tegas Mama Sinta dalam keterangan yang diterima, Kamis, 4 Juni 2026.

Ia menambahkan, partisipasi aktif masyarakat adat merupakan kunci untuk menciptakan pembangunan yang berkelanjutan. Dengan keterlibatan masyarakat, berbagai program dapat berjalan lebih efektif sekaligus tetap menghormati nilai-nilai lokal dan keseimbangan alam.

“Ketika masyarakat adat dilibatkan, pembangunan dapat berjalan selaras dengan kebutuhan masyarakat dan tetap menjaga lingkungan untuk generasi mendatang,” ujar Mama Sinta.

Mama Sinta juga menyampaikan dukungannya terhadap berbagai program pembangunan yang dinilai mampu membuka lapangan pekerjaan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Papua Selatan. Menurutnya, manfaat nyata yang dirasakan masyarakat menjadi indikator penting keberhasilan pembangunan.

Di sisi lain, ia mengingatkan masyarakat agar lebih bijak dalam menyikapi berbagai informasi yang beredar, terutama yang berpotensi menimbulkan perpecahan atau kesalahpahaman mengenai pembangunan di Papua.

“Papua membutuhkan suasana yang damai dan kondusif agar pembangunan dapat berjalan optimal. Karena itu, setiap informasi harus disikapi dengan cermat dan berdasarkan fakta,” pungkas Mama Sinta.

Baca Juga :
Akademi Persib Bandung akan Kedatangan Talenta Berbakat dari Papua, Diboyong Langsung oleh Dedi Mulyadi
PDIP Soroti Ironi Kemiskinan di Aceh dan Papua: Rakyat Harus jadi Penerima Kekayaan Alam Tertinggi
Dahsyatnya Ledakan Bom Diduga Sisa Perang Dunia II di Biak Tewaskan 5 Orang: Rumah Hancur, 3 Warga Hilang

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Prabowo Bakal Segera Copot Wamen Imipas yang Ditahan KPK
• 3 jam lalujpnn.com
thumb
Kapolda NTT Tegaskan Pembuat Senjata Api Rakitan Harus Hentikan Aktivitasnya
• 18 menit lalupantau.com
thumb
Tom Holland Sebut Berhenti Minum Alkohol sebagai Tantangan Terberat dalam Hidupnya
• 20 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Kejagung Sebut Dadan Hindayana Mark Up Harga Motor Listrik - Sepatu Program MBG
• 11 jam lalukatadata.co.id
thumb
BP BUMN harap Rakernas ANTARA hasilkan pemikiran besar untuk bangsa
• 18 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.