Grid.ID - Proses perceraian antara Wardatina Mawa dengan Insanul Fahmi masih berlanjut. Di tengah proses cerai, Insanul Fahmi klarifikasi terkait tudingan beri nafkah Rp 500 ribu per bulan.
Kasus ini bermula sejak Wardatina Mawa resmi mendaftarkan gugatan cerai pada Februari 2026. Langkah ini diambil setelah mencuatnya isu keretakan rumah tangga akibat dugaan perselingkuhan dan pernikahan siri antara Insanul Fahmi dengan Inara Rusli.
Mawa menegaskan menolak opsi rujuk. Ia ingin proses cerai ini bisa segera diselesaikan.
Sementara itu, belakangan muncul kabar soal nafkah Rp 500 ribu yang diberikan Insanul Fahmi. Mengetahui hal tersebut, Insanul Fahmi klarifikasi.
Mengutip Tribunnews.com, proses perceraian antara konten kreator Wardatina Mawa dan suaminya, Insanul Fahmi masih bergulir di Pengadilan Agama Lubuk Pakam, Medan, Sumatera Utara. Di tengah proses tersebut, beredar rumor yang menyebutkan bahwa Insanul hanya memberikan nafkah terhadap Mawa dan anaknya sebesar Rp500 ribu per bulan.
Saat disinggung terkait hal tersebut, Insanul Fahmi akhirnya memberikan klarifikasi. Insan tampak enggan untuk memberikan bantahan atau membenarkannya.
Menurut pengusaha asal Medan ini, persoalan nafkah itu agar menjadi rahasia rumah tangganya.
"Kapan itu ya? Tapi yang jelas sih kalau untuk hal-hal yang menurut aku ini nggak terlalu penting juga ya untuk membuka menurut aku," kata Insan, dikutip dari YouTube HepiNews, Kamis (4/6/2026).
"Kayaknya urusan-urusan seperti itu biarlah menjadi pribadi kami," sambungnya.
Di samping itu, Insan mengaku pasrah dengan apa yang beredar di media sosial. Ayah satu anak ini pun kini fokus untuk memperbaiki diri.
"Yang penting aku berusaha yang terbaik, evaluasi diri, fokus introspeksi diri, fokus perbaiki diri ke depannya," ungkap Insanul Fahmi.
Insanul Fahmi mengatakan bahwa dirinya juga bukan termasuk pribadi yang sempurna.
Baca Juga: Bukan Rp 500 Ribu, Kuasa Hukum Wardatina Mawa Bongkar Nominal Nafkah Anak dari Insanul Fahmi
"Satu sisi aku bukan merasa jadi orang yang sepenuhnya sempurna lah ya. Aku sadari atas kekurangan aku, kesalahan aku harus jadi lebih baik ke depannnya," terangnya.
Sementara itu, diberitakan Grid.ID sebelumnya, kuasa hukum Wardatina Mawa, Muhammad Idrus, akhirnya buka suara. Idrus menegaskan bahwa dalam persidangan tidak pernah ada pembahasan mengenai nominal nafkah sebesar Rp 500 ribu. Ia menjelaskan bahwa pihak keluarga Mawa yang dihadirkan sebagai saksi pun tidak pernah menyebut angka tersebut.
"Cuma dalam persidangan tadi tidak ada terbukti ya bahwasanya nafkahnya itu 500 (ribu) dan dari saksi kita tadi tidak ada mengatakan 500 ribu," kata Muhammad Idrus melalui sambungan zoom, Rabu (3/6/2026).
Lebih lanjut, Idrus juga mengungkapkan fakta mengenai nafkah yang pernah diberikan oleh Insanul Fahmi selama masa perselisihan ini. Berdasarkan data yang dipegang oleh pihak hukum Mawa, Insanul diketahui pernah mengirimkan uang nafkah sebesar Rp 1 juta.
"Jadi nafkah yang diberikan yang sudah kita jelaskan wawancara yang kemarin itu, Insanul itu pernah memberikan ya satu juta rupiah," tambah Idrus.
Kendati pihak tergugat pernah memberikan nominal tersebut, pihak Wardatina Mawa menilai jumlah itu belum cukup untuk memenuhi kebutuhan masa depan sang buah hati. Dalam berkas gugatan cerai yang dilayangkan, Mawa secara resmi mengajukan tuntutan nafkah anak dengan nominal Rp 25 juta per bulan.
"Ya, sesuai dengan permohonan kita semalam ya gugatan kita, kita memohon kepada majelis hakim itu nafkah anak itu 25 juta," ungkap Muhammad Idrus.
Meski demikian, pihak kuasa hukum menyadari bahwa angka tersebut merupakan permohonan sepihak. Keputusan akhir mengenai berapa nominal yang wajib dibayarkan oleh Insanul sepenuhnya berada di tangan majelis hakim.
"Namun itu kan nanti kan ada hasil akhirnya ya dalam putusan ya, berapa sepantasnya yang harus diberikan kepada anaknya," tuturnya.
Terkait ramainya kisruh di media sosial mengenai nafkah Rp 500 ribu, Idrus mengaku baru pertama kali mendengar desas-desus tersebut dari awak media saat wawancara berlangsung. Pihaknya berencana untuk mengonfirmasi hal ini langsung kepada kliennya.
"Mengenai yang selama ini netizen katakan 500 ribu itu kita nggak ada mendengar juga ya, baru inilah saya mendengarnya. Namun nanti kita pun akan klarifikasi juga pada pihak Mawa," pungkasnya.
Insanul Fahmi klarifikasi terkait isu beri nafkah Rp 500 ribu per bulan. Ia mengatakan persoalan nafkah itu agar menjadi rahasia rumah tangganya.(*)
Artikel Asli




