Indonesia Open 2026 Jadi Ajang Regenerasi Atlet Muda Bulu Tangkis Indonesia

pantau.com
5 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Turnamen Indonesia Open 2026 dimanfaatkan sebagai sarana pembinaan dan regenerasi atlet muda bulu tangkis Indonesia melalui pemberian kesempatan bertanding melawan pemain-pemain elite dunia.

Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo mengatakan pengalaman tampil di ajang bergengsi seperti Indonesia Open menjadi bagian penting dalam proses pembentukan atlet menuju level tertinggi.

"Kesempatan tampil di turnamen sekelas Indonesia Open merupakan bagian penting dalam perjalanan atlet menuju level tertinggi. Pengalaman menghadapi pemain-pemain elite dunia akan menjadi bekal berharga dalam membentuk karakter, mental bertanding, serta kualitas permainan atlet muda Indonesia," ujarnya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis (4/6).

Pengalaman Internasional Jadi Bekal Atlet Muda

Menurut Okki, kesempatan bertanding di level tertinggi dapat meningkatkan kepercayaan diri atlet muda sekaligus menambah jam terbang internasional mereka.

Ia menjelaskan dukungan terhadap pembinaan atlet muda dilakukan melalui kerja sama antara PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk dan Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) yang berfokus pada pengembangan talenta muda nasional.

Salah satu pasangan yang mendapat kesempatan tampil pada Indonesia Open 2026 adalah ganda putra Devin Artha Wahyudi dan Ali Faathir Rayhan yang saat ini menjalani pembinaan di Pelatnas PBSI.

Devin/Faathir Tunjukkan Perkembangan Positif

Pasangan muda tersebut menunjukkan perkembangan dengan meraih gelar juara Toyota Thailand International Challenge 2025 dan Odisha Masters 2025 di India.

Selain itu, Devin dan Faathir juga berhasil menembus babak semifinal pada wondr by BNI Indonesia International Challenge I 2025, wondr by BNI Indonesia Masters II 2025, serta Astana International Challenge 2025 di Kazakhstan.

Okki menilai pencapaian tersebut menjadi bukti bahwa atlet muda Indonesia memiliki potensi besar untuk bersaing di tingkat internasional apabila mendapatkan kesempatan bertanding dan pembinaan yang berkelanjutan.

"Prestasi yang diraih Devin dan Faathir menunjukkan bahwa Indonesia tidak pernah kekurangan talenta. Yang dibutuhkan adalah kesempatan untuk berkembang, pengalaman bertanding yang memadai, serta dukungan yang konsisten dari seluruh ekosistem olahraga," ungkapnya.

BNI menyatakan akan terus mendukung program pembinaan atlet bersama PBSI, mulai dari pengembangan talenta usia muda hingga dukungan terhadap ekosistem kompetisi nasional dan internasional guna memperkuat regenerasi atlet bulu tangkis Indonesia.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Sempat Dicari KPK, Silmy Karim Akhirnya Serahkan Diri
• 17 jam lalukompas.id
thumb
Balita di Bantul Ditemukan dengan Tangan dan Kaki Terikat serta Mulut Dilakban oleh Ibu Kandung, Polisi Beberkan Kronologi
• 21 jam lalutvonenews.com
thumb
KPK Amankan 17 Orang di OTT Imigrasi Jakbar: Eks Plt Dirjen-Kakanwil Jabar
• 17 jam laludetik.com
thumb
Indonesia Open 2026: Nyaris Kalahkan Sabar/Reza, Ganda AS Mengaku Gemetar Saat Servis
• 5 jam lalukompas.tv
thumb
Bos KAI Minta Restu DPR Mau Kuasai Rel, Stasiun Sampai Sinyal Kereta
• 22 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.