Ada Sesuatu Terjadi di Beijing? Rapat Politbiro Partai Komunis Tiongkok di Mei yang Biasanya Rutin Justru Tidak Digelar

erabaru.net
3 jam lalu
Cover Berita

EtIndonesia.com. Hingga 2 Juni 2026, media resmi Partai Komunis Tiongkok (PKT) masih belum menerbitkan berita mengenai rapat Politbiro pada Mei. Hal ini mengindikasikan bahwa rapat rutin yang biasanya diadakan setiap bulan tersebut kemungkinan tidak diselenggarakan. Situasi yang jarang terjadi ini memicu berbagai spekulasi bahwa mungkin telah terjadi sesuatu yang tidak biasa di Beijing.

Rapat Politbiro Biasanya Diadakan Setiap Akhir Bulan

Rapat Politbiro PKT umumnya diselenggarakan pada akhir setiap bulan, dan tidak lama kemudian media resmi partai akan merilis laporan mengenai hasil pertemuan tersebut.

Namun hingga 2 Juni, belum ada satu pun pemberitaan mengenai rapat Politbiro  Mei.

Selama ini, laporan media resmi tentang rapat Politbiro sering kali hanya berupa teks tanpa foto atau video dari lokasi rapat. Bahkan dalam siaran berita utama CCTV pun biasanya hanya ditampilkan pembacaan naskah laporan.

Selain itu, pada bagian akhir komunike rapat, media resmi biasanya menambahkan kalimat:

“Rapat juga membahas berbagai hal lainnya.”

Kalimat tersebut sering dianggap sebagai cara untuk merangkum berbagai keputusan atau pembahasan internal yang tidak ingin diungkap kepada publik.

Analis: Kemungkinan Rapat Rahasia Sangat Kecil

Komentator politik Tiongkok, Chen Pokong, menilai kemungkinan rapat Politbiro bulan Mei diselenggarakan secara rahasia sangat kecil.

Menurutnya, jika rapat memang berlangsung, media resmi tetap bisa memberitakannya dengan cara seperti biasanya, yakni hanya menerbitkan laporan tertulis tanpa foto maupun video. Karena itu, tidak ada alasan untuk sama sekali tidak mengumumkan adanya rapat.

Dalam program komentarnya di media sosial, Chen mengatakan bahwa terhentinya rapat Politbiro kali ini bisa memiliki banyak penjelasan. Namun salah satu kemungkinan yang cukup besar adalah bahwa pemimpin PKT Xi Jinping mengalami masalah kesehatan, atau bahkan menghadapi persoalan politik.

Spekulasi Mengenai Kondisi Xi Jinping

Sejak akhir Mei, pengguna internet sudah mulai memperhatikan tidak adanya kabar mengenai rapat Politbiro. Saat itu muncul dugaan bahwa Xi Jinping mungkin sedang sakit.

Sebelumnya, Xi beberapa kali terlihat dalam tayangan publik dengan wajah yang dianggap kurang segar, langkah kaki yang tampak tidak stabil, serta adanya dua cangkir teh di hadapannya saat menghadiri acara resmi. Sebagian pengamat menafsirkan hal-hal tersebut sebagai indikasi kondisi kesehatan yang kurang baik.

Chen Pokong juga menyinggung rencana kunjungan Xi Jinping ke Korea Utara yang banyak dibahas media dalam dan luar negeri. Menurutnya, kemungkinan penundaan kunjungan tersebut turut menimbulkan pertanyaan mengenai kondisi kesehatan Xi.

Kunjungan ke Korea Utara Belum Terwujud

Setelah menerima kunjungan Presiden Amerika Serikat Donald Trump di Beijing, Xi Jinping kemudian menjamu Presiden Rusia Vladimir Putin yang datang berkunjung ke Tiongkok.

Belakangan beredar kabar bahwa Xi juga akan melakukan kunjungan ke Korea Utara untuk bertemu pemimpinnya, Kim Jong-un, yang oleh sebagian media disebut sebagai salah satu poros dalam hubungan Tiongkok–Rusia–Korea Utara.

Beberapa media asing sebelumnya mengutip sumber yang menyebutkan bahwa kunjungan Xi ke Korea Utara kemungkinan berlangsung pada akhir Mei atau awal Juni.

Ada juga laporan yang menyebutkan bahwa saluran diplomatik PKT dan Korea Utara telah melakukan komunikasi intensif terkait persiapan kunjungan tersebut. Bahkan sejumlah konstruksi besar di Lapangan Kim Il-sung, Pyongyang, dilaporkan sedang dibangun, yang diduga sebagai persiapan untuk upacara penyambutan Xi.

Namun demikian, hingga saat ini Xi Jinping belum berangkat ke Korea Utara.

Sebaliknya, media resmi PKT pada 1 Juni mengumumkan bahwa atas undangan Xi Jinping, Presiden Laos Thongloun Sisoulith akan melakukan kunjungan kenegaraan ke Tiongkok pada 2–6 Juni.

Karena itu, sejumlah pengamat menilai kemungkinan Xi melakukan kunjungan ke Korea Utara pada awal Juni menjadi sangat kecil.

Laporan gabungan oleh Chen Zhenjin / Editor Lin Qing


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
SBY Tekankan Pemimpin Harus Jaga Kepercayaan Publik di Tengah Ketidakpastian
• 45 menit lalusuarasurabaya.net
thumb
Kejagung: Yayasan SPPG Terafiliasi Dadan cs Terima Insentif Miliaran Per Hari
• 22 jam laludetik.com
thumb
Adik Sarwendah Beri Respons Menohok di Tengah Isu Sang Kakak dengan Ruben Onsu Berselisih
• 4 jam lalutvonenews.com
thumb
Kebakaran di Johar Baru Diduga dari Bangunan Kos, lalu Merembet ke Rumah Warga
• 5 jam lalukumparan.com
thumb
Sempat Dicari KPK, Silmy Karim Akhirnya Serahkan Diri
• 15 jam lalukompas.id
Berhasil disimpan.