Layanan Kesehatan Kini Hadir Lebih Dekat ke Warga Jakarta 

kompas.com
4 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Tidak semua warga Jakarta dapat mengakses akses layanan kesehatan dengan mudah. Selain jarak, faktor lain adalah usia dan kondisi fisik. Untuk itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menghadirkan layanan kesehatan yang tidak hanya berpusat di puskesmas dan rumah sakit, tetapi juga menjangkau warga secara langsung. Layanan tersebut adalah JakCare, Pasukan Putih, dan JakAmbulans.

“Ketiga layanan ini lahir dari kebutuhan untuk memastikan bahwa pelayanan kesehatan tidak hanya tersedia di puskesmas dan rumah sakit, tetapi juga menjangkau warga secara langsung,” ujar Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) DKI Jakarta Ani Ruspitawati saat dikonfirmasi melalui pesan singkat, Kamis (4/6/2026).

Mendekatkan layanan kesehatan ke tengah masyarakat

Masing-masing program memiliki fungsi berbeda sesuai kebutuhan masyarakat. JakCare hadir sebagai layanan konsultasi kesehatan jiwa yang dapat diakses online selama 24 jam. Melalui layanan ini, warga memperoleh dukungan psikologis awal dan ruang aman untuk berkonsultasi mengenai berbagai persoalan kesehatan mental.

Sementara itu, Pasukan Putih memberikan layanan perawatan dan pendampingan bagi warga dengan keterbatasan mobilitas, seperti lansia, penyandang disabilitas, maupun pasien yang membutuhkan rehabilitasi di rumah. Adapun JakAmbulans menjadi layanan respons cepat untuk menangani kondisi kegawatdaruratan medis.

“Melalui JakCare, Pasukan Putih, dan JakAmbulans, Pemprov DKI Jakarta ingin memastikan layanan kesehatan hadir secara lebih inklusif, merata, dan responsif,” ujarnya.

Baca juga: Menembus Gang Sempit Jakarta: Saat Layanan Kesehatan Mengetuk Pintu Rumah Warga...

Ribuan warga telah memanfaatkan layanan

Sejak dijalankan, ketiga program tersebut telah dirasakan manfaatnya oleh ribuan warga Jakarta. Pada triwulan I 2026, JakCare menerima sebanyak 9.417 panggilan konsultasi. Angka ini menunjukkan tingginya kebutuhan masyarakat terhadap layanan kesehatan mental.

Sementara itu, hingga 20 Mei 2026, Pasukan Putih telah melakukan kunjungan awal kepada 55.642 warga. Jumlah tersebut setara dengan 92,35 persen dari total sasaran sebanyak 60.250 orang yang terdata melalui SiCarik dan pendataan manual.

Dalam sejumlah kasus, layanan itu turut membantu pasien pascastroke menjalani proses pemulihan secara bertahap. Melalui pendampingan berkelanjutan, sejumlah pasien yang sebelumnya membutuhkan bantuan sehari-hari mulai mampu beraktivitas secara mandiri.

Di sisi lain, JakAmbulans juga mencatat tingkat pemanfaatan yang tinggi. Berdasarkan data 2025 hingga Maret 2026, layanan ini menangani lebih dari 8.000 aktivitas setiap bulan, mulai dari penanganan kegawatdaruratan medis hingga bantuan mobilitas bagi warga.

Baca juga: Hari Libur Tetap Siaga, Tim Medis Kawal Kesehatan 238 Balita Terdampak Banjir Gorontalo

Menjangkau kawasan padat penduduk

Salah satu tantangan layanan kesehatan di Jakarta adalah banyaknya kawasan permukiman padat dengan akses jalan yang sempit. Untuk menjawab tantangan tersebut, Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta menyiapkan sepeda motor ambulans yang dilengkapi peralatan medis portabel.

Selain di wilayah daratan, Dinkes DKI Jakarta menyiapkan layanan kesehatan bagi warga Kepulauan Seribu melalui kapal ambulans dan Kapal Krisis Kesehatan.

“Kendaraan boogie juga tersedia di sejumlah pulau berpenduduk besar untuk membantu mengangkut pasien menuju puskesmas atau RSUD Kepulauan Seribu,” imbuh Ani.

Penguatan layanan terus dilakukan

Pemprov DKI Jakarta terus melakukan pengembangan terhadap ketiga layanan tersebut. Salah satunya melalui rencana penambahan psikolog klinis dan jalur telepon JakCare untuk mengantisipasi tingginya kebutuhan konsultasi kesehatan mental.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Baca juga: 5 Manfaat Berbicara pada Diri Sendiri bagi Kesehatan Mental

Selain itu, peningkatan kompetensi petugas Pasukan Putih serta peremajaan armada dan peralatan JakAmbulans juga terus dilakukan guna menjaga kualitas pelayanan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Purbaya Beberkan 17 Poin Penting di RUU P2SK yang Disahkan Jadi Undang-Undang
• 1 jam laludisway.id
thumb
Nadiem Ucapkan Terima Kasih ke Majelis Hakim hingga Prabowo, Jokowi dan SBY saat Bacakan Pleidoi
• 16 jam lalukompas.tv
thumb
Detik-Detik Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung
• 17 jam lalukompas.tv
thumb
Indonesia Terancam Tarif Impor Tambahan AS, Gara-Gara Dugaan Barang Hasil Kerja Paksa
• 8 jam lalutvonenews.com
thumb
Akselerasi Bisnis Anak Usaha, BALI Suntik Modal Rp100 Miliar
• 21 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.