Kejagung: Dadan Hindayana Cs Diduga Mark Up Motor Listrik Rp 1,03 Triliun

liputan6.com
8 jam lalu
Cover Berita

Liputan6.com, Jakarta - Kejaksaan Agung (Kejagung) membongkar dugaan penggelembungan harga dalam proyek pengadaan motor listrik untuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Nilainya tak tanggung-tanggung, mencapai Rp 1,03 triliun.

Proyek pengadaan 21.801 unit motor listrik itu kini menjadi salah satu temuan utama dalam kasus dugaan korupsi tata kelola MBG yang menjerat mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana bersama dua mantan wakilnya, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung.

Advertisement

BACA JUGA: Cek Fakta: Hoaks Artikel Dadan Hindayana Sebut Jokowi Terima Uang Suap MBG 2 Triliun

Penyidik Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejagung menduga pengadaan tersebut tak berjalan sesuai aturan. Vendor pemenang proyek bahkan disebut tidak memenuhi syarat.

“Pengadaan motor listrik sebanyak 21.801 unit dengan nilai total Rp 1,03 triliun telah dibayarkan kepada PT YAT yang tidak memenuhi syarat selaku vendor karena tidak memiliki dealer atau bengkel aktif dan terdapat mark up,” kata Plh Kapuspenkum Kejagung, Mochamad Jeffry, Kamis (4/6/2026).

Menurut dia, proyek itu lahir setelah adanya intervensi terhadap Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dalam penyusunan Kerangka Acuan Kerja (KAK). Akibatnya, pengadaan barang tidak disusun berdasarkan kebutuhan riil pelaksanaan program MBG.

Tak hanya motor listrik, penyidik juga menemukan dugaan mark up dalam sejumlah pengadaan barang lainnya. Di antaranya pengadaan 32 ribu pasang sepatu, 31.994 unit tablet, serta 5.400 unit televisi berukuran 75 inci. Seluruh pengadaan itu disebut tidak sesuai ketentuan dan diduga mengalami penggelembungan harga.

"Pengadaan sepatu, tablet, dan televisi tersebut tidak sesuai ketentuan dan terdapat mark up," ujar Jeffry.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pakai Rompi Oranye, Wamen Imipas Silmy Diborgol KPK
• 13 jam laluliputan6.com
thumb
Bupati Wajo Jemput 384 Jemaah Haji Kloter 4 di Bandara Sultan Hasanuddin
• 9 jam laluharianfajar
thumb
Erdogan: Penutupan Selat Hormuz ubah pendekatan keamanan energi
• 14 jam laluantaranews.com
thumb
Komisi II DPR Siap Bahas RUU Pemilu, Akan Safari ke Parpol Serap Masukan
• 6 jam lalukumparan.com
thumb
Jejak Emisi Lawatan Prabowo yang Setara 11 Kali Keliling Bumi
• 22 jam lalukatadata.co.id
Berhasil disimpan.