Gresik (beritajatim.com) – Kepanikan menyelimuti sebuah rumah kos di Jalan Kramat Jenggil Gang 7B, Kota Gresik, setelah seorang balita berusia 2 tahun bernama Fathan terkunci sendirian di dalam kamar. Beruntung, respons cepat petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Gresik berhasil menyelamatkan anak tersebut dalam kondisi aman.
Kejadian bermula saat Rosa, nenek dari Fathan sekaligus ibu dari Fanny, sedang menjaga cucunya di kamar kos. Saat itu, Fathan berada sendirian di dalam kamar. Rosa kemudian keluar sejenak untuk mengambil sebuah mangkuk.
Namun, ketika kembali ke kamar, Rosa mendapati pintu sudah terkunci dari dalam. Diduga, Fathan yang masih berusia 2 tahun tanpa sengaja mengunci pintu sehingga dirinya terjebak sendirian di dalam kamar. “Saya kaget, tiba-tiba pintu sudah terkunci dan tidak bisa dibuka lagi,” tutur Rosa, Kamis (4/6/2026).
Mengetahui anaknya terkunci di dalam kamar, Fanny langsung panik dan segera menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Gresik untuk meminta bantuan evakuasi.
Petugas Damkar Gresik yang menerima laporan tersebut segera merespons dan bergerak menuju lokasi kejadian. Setibanya di lokasi, tim langsung melakukan penanganan dengan hati-hati guna memastikan keselamatan balita yang berada di dalam kamar.
“Saat proses evakuasi berlangsung, petugas akhirnya berhasil membuka akses masuk dan menyelamatkan Fathan dengan selamat tanpa mengalami luka, kendati kunci pintu kamar harus dirusak,” ujar Teguh Priyanto.
Masih menurut Teguh, usai berhasil mengevakuasi balita yang terkunci di dalam kamar, dirinya bersama personel yang bertugas merasa lega. Pasalnya, pihak keluarga sejak awal diliputi kecemasan. “Setelah memastikan situasi aman dan kondusif, personel kembali menuju posko untuk melanjutkan kesiapsiagaan pelayanan kepada masyarakat,” pungkas Teguh. (dny/kun)




